AALI
8900
ABBA
232
ABDA
6025
ABMM
4650
ACES
625
ACST
210
ACST-R
0
ADES
7200
ADHI
800
ADMF
8525
ADMG
168
ADRO
4050
AGAR
302
AGII
2520
AGRO
640
AGRO-R
0
AGRS
102
AHAP
109
AIMS
250
AIMS-W
0
AISA
146
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1605
AKRA
1400
AKSI
324
ALDO
705
ALKA
294
ALMI
380
ALTO
177
Market Watch
Last updated : 2022/09/23 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
541.91
-0.84%
-4.57
IHSG
7178.58
-0.56%
-40.32
LQ45
1025.63
-0.68%
-7.01
HSI
17933.27
-1.18%
-214.68
N225
0.00
-100%
-27313.13
NYSE
0.00
-100%
-14236.60
Kurs
HKD/IDR 1,912
USD/IDR 15,030
Emas
805,406 / gram

Antisipasi Harga Tiket Pesawat Naik, Kemenhub Minta Maskapai Ambil Strategi Inovatif 

ECONOMICS
Suparjo Ramalan
Rabu, 10 Agustus 2022 13:47 WIB
Kemenhub meminta maskapai penerbangan dalam negeri mengambil langkah inovatif untuk mendorong operasional bisnis perusahaan. 
Antisipasi Harga Tiket Pesawat Naik, Kemenhub Minta Maskapai Ambil Strategi Inovatif  (Dok.MNC)
Antisipasi Harga Tiket Pesawat Naik, Kemenhub Minta Maskapai Ambil Strategi Inovatif  (Dok.MNC)

IDXChannel - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) meminta maskapai penerbangan dalam negeri mengambil langkah inovatif untuk mendorong operasional bisnis perusahaan. 

Permintaan ini menyusul adanya penerapan biaya tambahan atau fuel surcharge bagi maskapai penerbangan nasional.  

Kementerian Perhubungan mencatat tingginya harga avtur menjadi sebab adanya pemberian izin penerapan biaya tambahan. Dengan izin itu,  maskapai penerbangan dapat menaikkan harga tiket pesawat. Hanya saja, izin tersebut bersifat tidak wajib. 

Adapun maskapai diizinkan mengenakan biaya tambahan paling tinggi 15 persen dari batas atas untuk pesawat jet. Lalu, pesawat udara jenis propeller atau baling-baling paling tinggi 25 persen. 

"Kami menghimbau pada maskapai, meskipun kami memberikan ruang fuel surcharge, itu bukan berarti lalu hanya semata-mata dengan menaikkan harga tiket, karena ada beberapa hal lain sebagai inovasi operasional yang bisa dilakukan," ungkap Staf Khusus Menteri Perhubungan, Adita Irawati, saat ditemui di di Pelabuhan Kijing, Rabu (10/8/2022).

Adita mencontohkan strategi yang harus ditempuh maskapai penerbangan di tengah mahalnya harga bahan bakar atau avtur adalah dengan memaksimalkan rute-rute potensial.

"Bagaimana melakukan kegiatan komersial agar load factor terus meningkat, semakin tinggi load factor profitable satu flight makin tinggi," tutur dia. 

Alternatif strategi maskapai penerbangan, lanjut Adita, perlu dilakukan lantaran pemerintah telah memberikan beberapa insentif. Seperti membebaskan biaya parkir untuk bandara yang dikelola langsung oleh Kementerian Perhubungan.  

Halaman : 1 2
link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD