Shinta juga menyoroti soal iklim investasi untuk menggenjot lapangan pekerjaan yang masih terbatas. Hal ini dipengaruhi oleh era digitalisasi dan otomasi sehingga penyerapan tenaga kerja di ranah industri ikut menurun dari waktu ke waktu.
"Jadi kita kalau lihat investasi yang masuk, sudah lebih banyak ke yang namanya capital intensive, tidak ada lagi di labor intensive, gitu. Jadi ini shifting penyerapannya yang turun hampir seperempat 10 tahun terakhir, ini jelas menjadi perhatian," kata Shinta.
(NIA DEVIYANA)