AALI
9350
ABBA
278
ABDA
0
ABMM
2500
ACES
720
ACST
169
ACST-R
0
ADES
6175
ADHI
745
ADMF
8125
ADMG
173
ADRO
3140
AGAR
314
AGII
2340
AGRO
845
AGRO-R
0
AGRS
116
AHAP
83
AIMS
246
AIMS-W
0
AISA
151
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1545
AKRA
1180
AKSI
270
ALDO
775
ALKA
292
ALMI
0
ALTO
193
Market Watch
Last updated : 2022/08/10 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
536.47
-0.12%
-0.62
IHSG
7086.24
-0.23%
-16.64
LQ45
1007.80
-0.09%
-0.91
HSI
19610.84
-1.96%
-392.60
N225
27819.33
-0.65%
-180.63
NYSE
0.00
-100%
-15305.80
Kurs
HKD/IDR 195
USD/IDR 14,872
Emas
856,617 / gram

Atasi Krisis, Presiden Sri Lanka Angkat Crazy Rich Jadi Menteri

ECONOMICS
Yulistyo Pratomo
Sabtu, 25 Juni 2022 04:01 WIB
Guna mengatasi tekanan ekonomi akibat resesi, Prsiden Sri Lanka memutuskan untuk mengangkat pengusaha kaya Dhammika Perera sebagai Menteri Investasi.
Atasi Krisis, Presiden Sri Lanka Angkat Crazy Rich Jadi Menteri. (Foto: MNC Media)
Atasi Krisis, Presiden Sri Lanka Angkat Crazy Rich Jadi Menteri. (Foto: MNC Media)

IDXChannel - Guna mengatasi tekanan ekonomi akibat resesi, Prsiden Sri Lanka memutuskan untuk mengangkat pengusaha kaya Dhammika Perera sebagai Menteri Investasi. Tentunya jabatan itu tidak diberikan cuma-cuma, sebab sang pejabat baru ini memiliki tugas untuk memulihkan negerinya.

Dalam pengumuman yang berlangsung di Istana Kepresidenan, seperti dikutip dari Reuters, Jumat (24/6/2022), Perera memikul tugas berat untuk membawa negerinya keluar dari jurang resesi.

"Dhammika Perera adalah pengusaha yang sangat sukses dan dia telah mengeluarkan beberapa proposal tentang bagaimana Sri Lanka dapat keluar dari krisis ini," ungkap Sekretaris Jenderal partai yang berkuasa Podujana Peramuna, Sagara Kariyawasam.

Perera, pengusaha terkaya di Sri Lanka, memiliki investasi di perusahaan-perusahaan yang mencakup manufaktur, perbankan dan keuangan, rekreasi, perkebunan dan pembangkit listrik.

"Kami akan memantaunya dengan optimisme," sahut Kariyawasam.

Sri Lanka saat ini berada di tengah-tengah krisis keuangan terburuk sejak merdeka pada 1948. Cadangan devisa telah turun ke rekor terendah meninggalkannya berjuang untuk membayar impor penting dan memicu kekurangan dan protes berbulan-bulan.

Sri Lanka saat ini sedang berjuang untuk menarik investasi senilai USD1 miliar meskipun sedang mengalami resesi dan memiliki pipa proyek yang menguntungkan, terutama dalam energi terbarukan.

Kementerian Perera akan mengawasi beberapa lembaga pemerintah utama termasuk dewan investasi Sri Lanka dan regulator industri TI, yang keduanya sebelumnya berada di bawah presiden, menurut lembaran negara yang dikeluarkan bulan ini. (TYO)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD