AALI
9675
ABBA
290
ABDA
6325
ABMM
1385
ACES
1345
ACST
190
ACST-R
0
ADES
3570
ADHI
825
ADMF
7550
ADMG
193
ADRO
2220
AGAR
362
AGII
1445
AGRO
1445
AGRO-R
0
AGRS
172
AHAP
70
AIMS
398
AIMS-W
0
AISA
174
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1120
AKRA
810
AKSI
690
ALDO
1350
ALKA
334
ALMI
290
ALTO
248
Market Watch
Last updated : 2022/01/18 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
505.56
-0.34%
-1.74
IHSG
6614.06
-0.47%
-30.99
LQ45
944.82
-0.34%
-3.20
HSI
24112.78
-0.44%
-105.25
N225
28257.25
-0.27%
-76.27
NYSE
17219.06
-0.23%
-39.94
Kurs
HKD/IDR 1,837
USD/IDR 14,330
Emas
836,902 / gram

Australia Deteksi Varian Omicron Pertama dari Dua Penumpang Asal Afrika Selatan

ECONOMICS
Hasyim Ashari
Minggu, 28 November 2021 14:54 WIB
Para pejabat Australia mengumumkan telah mendeteksi kasus infeksi varian baru Covid-19 yaitu Omicron untuk pertama kalinya.
Para pejabat Australia mengumumkan telah mendeteksi kasus infeksi varian baru Covid-19 yaitu Omicron untuk pertama kalinya.  (Foto: MNC Media)
Para pejabat Australia mengumumkan telah mendeteksi kasus infeksi varian baru Covid-19 yaitu Omicron untuk pertama kalinya. (Foto: MNC Media)

IDXChannel – Para pejabat Australia mengumumkan telah mendeteksi kasus infeksi varian baru Covid-19 yaitu Omicron untuk pertama kalinya. Hal itu berdasarkan dari hasil pengujian dua penumpang asal Afrika Selatan yang terbang ke Sydney.

Dilansir dari Channel News Asia (CNA), Minggu (28/11/2021), News South Wales Health mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa kedua penumpang berasal dari Afrika Selatan yang tiba di Australia menggunakan penerbangan Qatar Airways melalui Doha.

"Dua kasus positif yang tidak menunjukkan gejala, diisolasi di fasilitas kesehatan khusus. Kedua orang tersebut sudah divaksinasi lengkap," kata NSW Health.

Sementara itu, 12 penumpang lainnya dari Afrika selatan dalam penerbangan yang sama tidak dinyatakan positif COVID-19 tetapi telah ditempatkan di karantina. Sekitar 260 penumpang dan awak di pesawat juga telah diperintahkan untuk diisolasi.

Otoritas kesehatan negara bagian New South Wales bagian timur mengatakan telah melakukan pengujian genomik yang mendesak dan mengkonfirmasi strain baru itu ada pada dua penumpang yang mendarat di Sydney pada hari Sabtu.

Sebelumnya, Australia telah memberlakukan pembatasan baru pada orang-orang yang telah berkunjung ke sembilan negara Afrika selatan pada Sabtu (27/11/2021). Hal itu dikarenakan munculnya varian Omicron yang sangat menular menimbulkan kekhawatiran tentang gelombang pandemi lainnya.

Selain itu, Australia juga  telah membasmi infeksi untuk sebagian besar tahun ini sampai wabah varian Delta yang sangat menular pada akhir Juni menyebar dengan cepat ke seluruh negaranya. Sekitar 205.000 kasus dan 1.985 kematian telah dicatat sejauh ini, lebih rendah dari banyak negara lain di negara maju.(TIA)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD