AALI
9675
ABBA
314
ABDA
6975
ABMM
1360
ACES
1260
ACST
186
ACST-R
0
ADES
3450
ADHI
810
ADMF
7600
ADMG
175
ADRO
2280
AGAR
360
AGII
1410
AGRO
1320
AGRO-R
0
AGRS
152
AHAP
68
AIMS
370
AIMS-W
0
AISA
173
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1075
AKRA
735
AKSI
660
ALDO
1405
ALKA
294
ALMI
288
ALTO
274
Market Watch
Last updated : 2022/01/28 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
508.18
0.2%
+0.99
IHSG
6645.51
0.52%
+34.35
LQ45
949.77
0.29%
+2.75
HSI
23550.08
-1.08%
-256.92
N225
26717.34
2.09%
+547.04
NYSE
0.00
-100%
-16236.51
Kurs
HKD/IDR 1,842
USD/IDR 14,364
Emas
829,485 / gram

Awal Maret, Pedagang Pasar di Jabar Mulai Divaksin

ECONOMICS
Sindonews
Kamis, 18 Februari 2021 10:39 WIB
Setiawan Wangsaatmaja mengatakan, vaksinasi gelombang kedua dapat dilaksanakan bagi daerah yang telah merampung vaksinsasi bagi tenaga kesehatan, akhir Februari
Awal Maret, Pedagang Pasar di Jabar Mulai Divaksin  (FOTO: MNC Media)
Awal Maret, Pedagang Pasar di Jabar Mulai Divaksin (FOTO: MNC Media)

IDXChannel - Komite Kebijakan Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Daerah Provinsi Jawa Barat menargetkan, vaksinasi gelombang kedua dilaksanakan awal Maret 2021. 

TNI, Polri, PNS, guru hingga pedagang pasar masuk dalam kategori penerima vaksin gelombang ini. 

Ketua Komite Kebijakan Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Daerah Provinsi Jawa Barat Setiawan Wangsaatmaja mengatakan, vaksinasi gelombang kedua dapat dilaksanakan bagi daerah yang telah merampung vaksinsasi bagi tenaga kesehatan, maksimal akhir Februari ini.  

“Jadi tidak menunggu seluruh daerah dulu selesai, tapi daerah mana yang sudah selesai dan siap untuk gelombang kedua, dapat langsung melaksanakannya,” kata Sekda Provinsi Jawa Barat saat meninjau lokasi vaksinasi di Puskesmas Sukamahi, Kecamatan Cikarang Pusat, Kabupaten Bekasi, Kamis (18/2/2021). 

Ditinjau dari pendistribusian vaksin pertama beberapa pekan lalu, Bodebek dan Bandung Raya diprediksi menjadi wilayah yang lebih dulu melakukan vaksinasi. 

“Karena memang dua wilayah ini kan lebih awal, jadi selesainya pun lebih awal. Termasuk Kabupaten Bekasi yang sempat terlambat, bisa mengejar menjadi yang pertama,” ucapnya. 

Meski demikian, vaksinasi gelombang kedua sangat bergantung pada distribusi yang dilakukan pemerintah pusat. Untuk itu, pemerintah pusat dapat mengirimkan vaksin gelombang kedua sesuai dengan jumlah yang dibutuhkan. 

”Segera distribusikan untuk tahap dua, karena target vaksinasi nakes bulan Februari ini,” tegasnya. 

Masuknya pedagang pada gelombang kedua dimaksudkan agar dapat membantu memulihkan perekonomian. Sedangkan vaksin bagi tenaga pendidik agar kegiatan belajar tatap muka kembali digelar. Namun demikian, vaksinasi gelombang kedua turut dipengaruhi oleh kesiapan daerah. (Sandy)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD