AALI
8400
ABBA
590
ABDA
0
ABMM
1200
ACES
1290
ACST
248
ACST-R
0
ADES
2800
ADHI
905
ADMF
7700
ADMG
216
ADRO
1500
AGAR
356
AGII
1395
AGRO
2570
AGRO-R
0
AGRS
228
AHAP
70
AIMS
336
AIMS-W
0
AISA
202
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
590
AKRA
4130
AKSI
414
ALDO
730
ALKA
254
ALMI
238
ALTO
324
Market Watch
Last updated : 2021/09/24 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
460.94
0.12%
+0.54
IHSG
6144.82
0.03%
+2.10
LQ45
866.25
0.09%
+0.74
HSI
24192.16
-1.3%
-318.82
N225
30248.82
2.06%
+609.42
NYSE
0.00
-100%
-16352.18
Kurs
HKD/IDR 1,828
USD/IDR 14,245
Emas
803,749 / gram

Awas! Kenaikan Cukai Rokok Berpotensi Timbulkan Ledakan PHK hingga Kemiskinan

ECONOMICS
Nanang Wijayanto
Rabu, 15 September 2021 09:47 WIB
Kenaikan cukai rokok di masa pandemi tidak tepat karena semakin menyengsarakan petani dan semakin memperbanyak pekerja yang di PHK.
Awas! Kenaikan Cukai Rokok Berpotensi Timbulkan Ledakan PHK hingga Kemiskinan (FOTO:MNC Media)

IDXChannel - Pemerintah diminta menunda kenaikan tarif cukai hasil tembakau. Hal tersebut lantaran dianggap memberatkan petani tembakau hingga buruh rokok

Dosen Sosiologi UGM AB Widyanta beralasan kenaikan cukai rokok di masa pandemi tidak tepat karena semakin menyengsarakan petani dan semakin memperbanyak pekerja yang di PHK

"Sebab itu rencana kenaikan cukai rokok tahun depan harus dihentikan terlebih dahulu karena pandemi sudah banyak mem-PHK orang. Pemerintah perlu punya sense of crisis karena ini mempengaruhi kehidupan banyak orang," ujar dia seperti dikutip dari pernyataan resminya, Selasa (14/9/2021). 

Dia mengatakan pemerintah harus melihat bahwa banyak pekerja yang menghidupi keluarga dari industri rokok. Oleh karena itu pihaknya menyarankan pemerintah mengurungkan niat menaikkan tarif cukai hasil tembaku tersebut. 

"Pemerintah wajib bertanggung jawab atas kesejahteraan petani tembakau dan cengkih apabila kenaikan tarif cukai tetap diberlakukan," kata dia. 

Dia mengungkapkan bahwa saat ini kontribusi cukai hasil tembakau hampir mencapai Rp200 triliun setahun. Ada baiknya pemerintah justru melakukan proteksi dan pemberdayaan petani tembakau, cengkih dan buruh industri rokok. 

"Alasan pemerintah menaikan cukai selalu soal meningkatkan penerimaan negara tapi tidak berfikir soal jaring pengaman bagi petani dan buruh rokok," kata dia. 

Sementara itu, Ekonom Muda UGM Sulthan Farras menambahkan apabila cukai rokok dinaikkan ada sektor yang akan terganggu yaitu sektor padat karya sigaret kretek tangan (SKT). Berbagai studi membuktikan saat terjadi penurunan produksi industri hasil tembakau dan memperbanyak PHK sehingga meningkatkan kemiskinan. "Buruh SKT utamanya adalah ibu-ibu untuk melinting," ujarnya. 

Dia mengungkapkan kenaikan cukai rokok pasti akan berdampak mulai dari produsen, konsumen, petani dan buruh rokok. "Disini pentingnya perlindungan buruh SKT yang sifatnya padat modal," kata dia.

(SANDY)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD