sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

B50 Dimulai 1 Juli, Harga Jual Solar Dipastikan Tak Berubah

Economics editor Iqbal Dwi Purnama
26/06/2026 13:46 WIB
Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) memastikan kebijakan biodiesel B50 akan diterapkan sesuai rencana pada 1 Juli 2026.
Kementerian ESDM memastikan kebijakan biodiesel B50 akan diterapkan sesuai rencana pada 1 Juli 2026. (Foto: iNews Media/Iqbal Dwi Purnama)
Kementerian ESDM memastikan kebijakan biodiesel B50 akan diterapkan sesuai rencana pada 1 Juli 2026. (Foto: iNews Media/Iqbal Dwi Purnama)

IDXChannel - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) memastikan kebijakan biodiesel B50 akan diterapkan sesuai rencana pada 1 Juli 2026. Kebijakan yang diimplementasikan secara nasional tersebut dipastikan tidak akan mengubah harga jual solar kepada konsumen.

Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi Kementerian ESDM, Laode Sulaiman mengatakan, formula penetapan harga B50 tetap mengacu pada mekanisme yang selama ini digunakan untuk B40. Oleh karena itu, peningkatan kandungan Fatty Acid Methyl Ester (FAME) dari 40 persen menjadi 50 persen tidak akan berdampak pada harga di tingkat konsumen.

"Kalau harga kan mengikuti harga BBM yang sudah biasanya saja, enggak ada hal khusus. (Harganya) ya sama (dengan B40). Kan hitungannya kan diesel, kayak harga solar, sama dengan harga solar yang sudah ditetapkan tiap bulan," ujarnya saat ditemui di Kantor Kementerian ESDM, Jakarta, Jumat (26/6/2026).

Laode menjelaskan, perbedaan utama antara B40 dan B50 hanya terletak pada peningkatan komposisi FAMEn. Sementara itu, skema penetapan harga belum mengalami perubahan.

Adapun peluncuran BBM jenis baru B50 ini direncanakan pada 1 Juli 2026. Kendati demikian, implementasinya akan melalui masa transisi selama tiga bulan agar sisa stok B40 di lapangan dapat dihabiskan terlebih dahulu.

Halaman : 1 2 3
Advertisement
Advertisement