sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Babak Baru Peta Jalan Industri Pertambangan Indonesia

Economics editor Dhera Arizona Pratiwi
31/08/2026 16:25 WIB
Ke depannya, Indonesia membutuhkan model pengembangan industri pertambangan terintegrasi yang mampu mengoptimalkan kekayaan mineral dan batu bara nasional.
Babak Baru Peta Jalan Industri Pertambangan Indonesia. (Foto Istimewa)
Babak Baru Peta Jalan Industri Pertambangan Indonesia. (Foto Istimewa)

IDXChannel - Indonesia merupakan salah satu negara dengan kekayaan sumber daya mineral dan batu bara terbesar di dunia. Dari nikel, tembaga, bauksit, emas, timah, hingga batu bara, Indonesia memiliki posisi yang sangat strategis dalam rantai pasok industri global.

Berdasarkan data Badan Geologi, Indonesia memiliki cadangan nikel terbesar di dunia dengan porsi sekitar 42 persen dari cadangan global. Indonesia juga menempati peringkat pertama dunia untuk cadangan timah, peringkat keempat dunia untuk cadangan bauksit dan emas, peringkat kesembilan dunia untuk cadangan tembaga, serta peringkat keenam dunia untuk cadangan batu bara.

Selama bertahun-tahun, sebagian besar nilai ekonomi sektor pertambangan masih bertumpu pada penjualan komoditas mentah, sehingga kinerja sektor ini sangat dipengaruhi oleh fluktuasi harga global. Kondisi stagnasi tersebut menyebabkan negara tidak mendapatkan pertumbuhan penerimaan yang signifikan dari sektor pertambangan.

Tidak hanya itu, cadangan mineral dan batu bara yang dimiliki saat ini adalah material kekayaan alam yang jumlahnya tidak akan bertambah. Maka dari itu, pengelolaannya harus dilakukan secara bijaksana untuk pengembangan ekonomi negara.

Ke depannya, Indonesia membutuhkan model pengembangan industri pertambangan terintegrasi yang mampu mengoptimalkan kekayaan mineral dan batu bara nasional sebagai motor pertumbuhan ekonomi yang lebih berkelanjutan, memiliki nilai tambah yang lebih tinggi, serta menciptakan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.

Halaman : 1 2 3 4
Advertisement
Advertisement