Kehadiran kilang ini diklaim Bahlil membawa dampak signifikan bagi pengurangan impor bahan bakar.
"Beroperasinya RDMP Balikpapan menghasilkan 5 juta kiloliter (KL) bensin dan 3,9 juta KL solar, maka tahun (2026) ini dengan program B40 tidak lagi kita melakukan impor solar dan ini pertama kalinya dalam sejarah peradaban bangsa kita," ujar Bahlil.
Upaya menuju swasembada energi ini ditekankan sebagai implementasi dari visi Asta Cita Presiden Prabowo. Tujuannya, kata Bahlil, membangun ketahanan energi yang mandiri dengan mengoptimalkan kekayaan alam sendiri, meminimalisir ketergantungan asing, serta menjamin keberlanjutan pembangunan demi kesejahteraan rakyat Indonesia.
(Febrina Ratna Iskana)