"Nanti saya lagi usahakan meminta jadwal Bapak Presiden untuk kita peresmian tahap pertama terhadap PLTS 100 gigawatt tahap pertama. Mungkin kita akan buat di Bali," ujar Bahlil di Kantor Kementerian ESDM, Jakarta, Selasa (4/8/2026).
Bahlil juga memastikan program PLTS 100 GW telah dimasukkan ke dalam revisi Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL) PLN 2025-2034. Dengan masuknya program tersebut ke dalam perencanaan ketenagalistrikan nasional, pemerintah berharap pembangunan dapat berjalan secara terukur dan berkelanjutan.
(NIA DEVIYANA)