AALI
8250
ABBA
214
ABDA
6025
ABMM
3960
ACES
610
ACST
176
ACST-R
0
ADES
7175
ADHI
715
ADMF
8300
ADMG
167
ADRO
3960
AGAR
292
AGII
2350
AGRO
550
AGRO-R
0
AGRS
90
AHAP
85
AIMS
242
AIMS-W
0
AISA
164
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1635
AKRA
1350
AKSI
316
ALDO
655
ALKA
290
ALMI
392
ALTO
181
Market Watch
Last updated : 2022/09/30 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
534.58
0.21%
+1.10
IHSG
7040.80
0.07%
+4.60
LQ45
1011.48
0.24%
+2.44
HSI
17222.83
0.33%
+56.96
N225
25937.21
-1.84%
-484.84
NYSE
13608.29
-1.63%
-224.91
Kurs
HKD/IDR 1,939
USD/IDR 15,260
Emas
819,860 / gram

Bahlil Ungkap Perizinan bagi Investor Asing Kini Lebih Mudah 

ECONOMICS
Iqbal Dwi Purnama
Sabtu, 24 September 2022 03:00 WIB
Menteri Investasi Bahlil Lahadalia mengungkap pentingnya pemangkasan prosedur bagi investor asing.
Bahlil Ungkap Perizinan bagi Investor Asing Kini Lebih Mudah  (Dok.MNC)
Bahlil Ungkap Perizinan bagi Investor Asing Kini Lebih Mudah  (Dok.MNC)

IDXChannel - Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia mengungkap pentingnya pemangkasan prosedur bagi investor asing. Hal tersebut karena banyaknya keluhan yang mempermasalahkan terkait rumitnya perizinan yang ada di Indonesia dan tidak transparan.

"Pemangkasan prosedur, banyak negara G20 yang menyampaikan kepada kita untuk pentingnya ada pemangkasan sistem operasi yang bertele-tele dan tidak transparan," ujar Bahlil dalam konferensi pers hasil pertemuan tingkat menteri G20 bidang Perdagangan, Invetasi, dan Industri, Jumat (23/9/2022).

Namun demikian Bahli mengatakan dengan adanya Undang-undang Cipta Kerja (UUCK) mampu mengakomodir keluhan pemodal asing tersebut. Bahkan dengan adanya UU tersebut setidaknya pemerintah memangkas 70 undang-undang.

"Kita menyetujui dan memberikan contoh dalam adanya UU cipta kerja dengan memangkas 70 undang-undang dan sudah kita hasilkan," kata Bahlil.

Menurutnya hal tersebut menjadi sebuah capaian untuk pemerintah yang telah berhasil menggunting banyak undang-undang untuk mengundang investasi masuk ke Indonesia.

"Ini sebagai bentuk dari proses transformasi yang kita lakukan terkait dengan penyederhanaan," kata Bahlil.

Sebab menurutnya, investasi menjadi salah satu instrumen untuk memacu pertumbuhan ekonomi nasional. Terlebih investasi yang masuk menciptakan hilirisasi industri.

"Jadi hilirisasi sebagai wujud meningkatkan nilai tambah, Sekaligus jawaban dari visi presiden tentang transformasi ekonomi, sudah disepakati oleh negara G20," pungksnya.

Bahlil menambahkan, dalam pertemuan tingkat Menteri G20 hari ini juga ada minat investasi dari negara lain ke Indonesia. Meski demikian Bahlil masih enggan untuk menyebut nilai dan dari mana investor tersebut. 

Halaman : 1 2
link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD