AALI
12150
ABBA
186
ABDA
6250
ABMM
3020
ACES
975
ACST
158
ACST-R
0
ADES
5850
ADHI
690
ADMF
8050
ADMG
180
ADRO
3100
AGAR
330
AGII
1965
AGRO
920
AGRO-R
0
AGRS
125
AHAP
63
AIMS
244
AIMS-W
0
AISA
155
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
920
AKRA
1020
AKSI
350
ALDO
895
ALKA
294
ALMI
290
ALTO
196
Market Watch
Last updated : 2022/05/25 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
540.34
-0.54%
-2.93
IHSG
6883.42
-0.44%
-30.72
LQ45
1011.72
-0.41%
-4.21
HSI
20226.65
0.57%
+114.55
N225
26779.81
0.12%
+31.67
NYSE
15080.98
0.3%
+45.11
Kurs
HKD/IDR 1,866
USD/IDR 14,657
Emas
876,842 / gram

Bahlil Ungkap RI Sulit Jadi Negara Maju Kalau UMR Masih Rp5 Juta

ECONOMICS
Athika Rahma
Selasa, 25 Januari 2022 19:37 WIB
Menteri Investasi Bahlil Lahadalia mengungkapkan, Indonesia masih sulit menjadi negara maju jika memiliki pendapatan per kapita yang masih rendah.
Menteri Investasi Bahlil Lahadalia mengungkapkan, Indonesia masih sulit menjadi negara maju jika memiliki pendapatan per kapita yang masih rendah. (Foto: MNC)
Menteri Investasi Bahlil Lahadalia mengungkapkan, Indonesia masih sulit menjadi negara maju jika memiliki pendapatan per kapita yang masih rendah. (Foto: MNC)

IDXChannel - Menteri Investasi/Kepala BKPM Bahlil Lahadalia mengungkapkan, Indonesia masih sulit menjadi negara maju jika memiliki pendapatan per kapita yang masih rendah.

Setidaknya, Indonesia harus memiliki pendapatan per kapita USD 12 ribu per tahun. Namun, pendapatan per kapita Indonesia masih USD4 ribu per tahun. Upah minimumnya saja masih berkisar Rp4 hingga Rp5 juta.

"Kita mau naikkan pendapatan per kapita dari USD 4 ribu jadi USD 12 ribu untuk menuju ekonomi nomor 7 di dunia.  Kalau UMR cuma Rp 4 juta, cuma Rp 5 juta, sampai ayam tumbuh gigi nggak akan mungkin dicapai USD 12 ribu itu," ungkap Bahlil dalam Indonesia Economic Outlook 2022 HIPMI, Selasa (25/1/2022).

Oleh karenanya, kualitas tenaga kerja Indonesia harus ditingkatkan supaya upahnya juga meningkat. Selain itu, masyarakat didorong untuk menjadi wirausahawan ketimbang mengejar cita-cita menjadi karyawan.

Kenyataannya, masih banyak mahasiswa yang tidak berkeinginan menjadi pengusaha. Padahal, cita-cita mereka rata-rata ingin kaya raya. Hal ini terungkap lewat survey yang dia lakukan saat menjadi ketua HIPMI.

"Sebanyak 83% dari totalnya, itu pengin jadi karyawan, politisi dan LSM itu 14%, yang jadi pengusaha cuma 3%. Begitu ditanya mau kaya? Semuanya bilang mau kaya," pungkasnya. (TIA)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD