IDXChannel - Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) telah menjadi salah satu mesin pertumbuhan ekonomi nasional dari sisi investasi. Saat ini, terdapat 25 KEK yang tersebar di berbagai wilayah di Indonesia.
"Hingga 2025, secara kumulatif, KEK telah menghasilkan total investasi senilai Rp336 triliun, yang berasal dari 407 badan usaha dan juga pelaku usaha di KEK," ujar Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Jenderal Dewan Nasional KEK, Rizal Edwin Manansang dalam acara diskusi media di Jakarta, Kamis (12/3/2026).
Edwin menjelaskan tingginya capaian ini tidak terlepas dari setiap KEK yang memiliki keunggulan kompetitif dan nilai tambah masing-masing. Misalnya KEK khusus industri yang mencapai 13 kawasan mulai KEK Arun Lhokseumawe, KEK Sei Mangkei, KEK Tanjung Sauh, KEK Galang Batang, KEK Kendal, KEK Gresik hingga KEK Sorong di Tanah Papua.
Kemudian ada 6 KEK pariwisata yang tersebar di KEK Tanjung Lesung, KEK Tanjung Kelayang, KEK Lido, KEK Kura-kura Bali, KEK Mandalika dan KEK Likupang. Juga ada KEK jasa untuk perawatan pesawat terbang, yang berlokasi di Batam Aero Technic, Batam.
Selain itu, Edwin memaparkan terdapat KEK digital yang kini berpusat di KEK Nongsa, Batam. Juga ada dua KEK pendidikan dan teknologi warna hijau, di KEK Singhasari dan KEK edukasi teknologi serta Kesehatan internasional yang berlokasi di BSD, Banten.