sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Tarik Investasi Rp336 Triliun

Economics editor Rohman Wibowo
13/03/2026 04:00 WIB
Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) telah menjadi salah satu mesin pertumbuhan ekonomi nasional dari sisi investasi.
Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) telah menjadi salah satu mesin pertumbuhan ekonomi nasional dari sisi investasi. (Foto: iNews Media/Rohman Wibowo)
Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) telah menjadi salah satu mesin pertumbuhan ekonomi nasional dari sisi investasi. (Foto: iNews Media/Rohman Wibowo)

"KEK ini terus berkembang sebagai salah satu instrumen penting dalam mendorong peningkatan investasi dan juga menciptakan lapangan kerja di tanah air," kata Edwin.

Akselerasi investasi, kata Edwin, terbukti secara nyata bahwa nilai investasi di KEK dalam jumlah signifikan dibandingkan kawasan non-KEK. Sebagai ilustrasi, bila di suatu wilayah tanpa KEK mampu menarik investasi sebesar Rp10 triliun, maka wilayah atau KEK mampu menarik investasi hingga Rp17-Rp18 triliun. 

"Jadi dibandingkan dengan yang non-KEK ini bisa lebih 77 persen ya. KEK diharapkan akan menjadi motor investasi serta katalis transformasi ekonomi daerah yang bisa meningkatkan lagi daya saing kita," ujarnya.

Selain itu, Edwin menekankan KEK menyelenggarakan fungsi ekonomi tertentu, sekaligus memberikan fasilitas dan juga insentif khusus yang tidak tersedia di kawasan lain. Berdasarkan konsep ini, KEK merupakan instrumen yang penting dalam menarik Foreign Direct Investment (FDI) atau investasi asing. 

"Sehingga (KEK) mampu memperkuat lagi posisi Indonesia untuk menjadi pemain utama dalam rantai pasok global," kata Edwin.

(Rahmat Fiansyah)

Halaman : 1 2 Lihat Semua
Advertisement
Advertisement