AALI
12225
ABBA
194
ABDA
6250
ABMM
2950
ACES
985
ACST
159
ACST-R
0
ADES
6200
ADHI
715
ADMF
8075
ADMG
181
ADRO
3160
AGAR
332
AGII
2050
AGRO
920
AGRO-R
0
AGRS
124
AHAP
63
AIMS
250
AIMS-W
0
AISA
152
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1160
AKRA
1015
AKSI
374
ALDO
945
ALKA
308
ALMI
280
ALTO
204
Market Watch
Last updated : 2022/05/27 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
539.29
0%
0.00
IHSG
6883.50
0%
0.00
LQ45
1009.51
0%
0.00
HSI
20697.36
2.89%
+581.16
N225
26781.68
1.44%
+378.84
NYSE
0.00
-100%
-15035.87
Kurs
HKD/IDR 1,866
USD/IDR 14,657
Emas
875,693 / gram

Pabrikan Apple Tanam Rp113 Triliun ke RI, Bahlil: 20 Tahun Kita Kejar

ECONOMICS
Athika Rahma
Selasa, 25 Januari 2022 17:36 WIB
Menteri Investasi/Kepala BKPM Bahlil Lahadalia mengungkapkan perjuangan yang dilakukan pemerintah demi masuknya investasi dari perusahaan ternama dunia.
Pabrikan Apple Tanam Rp113 Triliun ke RI, Bahlil: 20 Tahun Kita Kejar. (Foto: MNC Media)
Pabrikan Apple Tanam Rp113 Triliun ke RI, Bahlil: 20 Tahun Kita Kejar. (Foto: MNC Media)

IDXchannel - Menteri Investasi/Kepala BKPM Bahlil Lahadalia mengungkapkan perjuangan yang dilakukan pemerintah demi masuknya investasi dari perusahaan ternama dunia. Salah satunya adalah pabrikan ternama asal Taiwan, Foxconn.

Perusahaan yang merupakan mitra Apple tersebut resmi mengucurkan investasi senilai Rp113 triliun untuk membangun pabrik mobil listrik di Indonesia. Namun, Bahlil mengungkapkan ini merupakan sukses usai sudah 'mengejar' selama 20 tahun.

"Kemarin saya tanda tangan MoU dengan Foxconn, 20 tahun kita kejar mereka nggak masuk-masuk. Kemarin mau tanda tangan, dan akan masuk investasi Rp 113 triliun," ujar Bahlil dalam Indonesia Economic Outlook 2022 HIPMI, Selasa (25/1/2022).

Nantinya, Foxconn akan membangun pabrik mobil listrik, motor listrik hingga memindahkan sebagian pabrik sparepartnya ke Batam.

"Jadi dengan ini, ke depan Indonesia akan menjadi negara industri manufaktur terbesar di Asia Tenggara," ujar Bahlil.

Setelah Foxconn, Volkswagen dan BASF juga dipastikan akan berinvestasi mendukung mobil listrik ini di Indonesia. Menurutnya, dirinya sudah berdiskusi dengan dua perusahaan tersebut setelah berkunjung ke Eropa.

Adapun, Februari mendatang, pabrik baterai kendaraan listrik di Karawang akan segera beroperasi.

"Kita sudah groundbreaking untuk produksi 10 GWh dengan nilai investasi USD 1,2 miliar. Tahun ini kita akan bangun precusor dan cathode-nya di Batang," pungkasnya. (TYO)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD