AALI
9275
ABBA
280
ABDA
0
ABMM
2410
ACES
720
ACST
192
ACST-R
0
ADES
6225
ADHI
815
ADMF
8200
ADMG
177
ADRO
3250
AGAR
310
AGII
2220
AGRO
750
AGRO-R
0
AGRS
113
AHAP
99
AIMS
252
AIMS-W
0
AISA
154
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1545
AKRA
1160
AKSI
272
ALDO
745
ALKA
296
ALMI
308
ALTO
193
Market Watch
Last updated : 2022/08/18 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
546.99
1.02%
+5.51
IHSG
7186.56
0.74%
+53.11
LQ45
1026.34
0.98%
+9.98
HSI
19763.91
-0.8%
-158.54
N225
28942.14
-0.96%
-280.63
NYSE
0.00
-100%
-15846.79
Kurs
HKD/IDR 1,889
USD/IDR 14,765
Emas
836,469 / gram

Bank BJB Salurkan KUR Rp32 Miliar untuk Garap 2.000 Hektar Lahan Pertanian

ECONOMICS
Arif Budianto/Kontributor
Jum'at, 18 Juni 2021 15:30 WIB
Bank BJB menyalurkan pembiayaan Kredit Usaha Rakyat (KUR) senilai Rp32 miliar bagi sekitar 2.000 hektare lahan pertanian.
Bank BJB menyalurkan pembiayaan Kredit Usaha Rakyat (KUR) senilai Rp32 miliar bagi sekitar 2.000 hektare lahan pertanian. (Foto: MNC Media)
Bank BJB menyalurkan pembiayaan Kredit Usaha Rakyat (KUR) senilai Rp32 miliar bagi sekitar 2.000 hektare lahan pertanian. (Foto: MNC Media)

IDXChannel - Bank BJB menyalurkan pembiayaan Kredit Usaha Rakyat (KUR) senilai Rp32 miliar bagi sekitar 2.000 hektare lahan pertanian garapan anggota Baitul Maal wa Tamwil Niaga Utama (BMT NU) Kabupaten Karawang. 

Direktur Utama bank bjb Yuddy Renaldi mengatakan, pencairan kredit ini dilaksanakan secara bertahap sesuai pengajuan yang disampaikan oleh BMT NU kepada Bank BJB. Saat ini, pencairan sudah masuk pada batch 1 seluas 30 hektare lahan pertanian. Penyaluran KUR ditargetkan selesai paling lambat Desember 2021.  

"Penyaluran kredit diutamakan untuk masyarakat petani penggarap dengan KTP domisili karawang. Para petani dijamin oleh BMT NU yang bertindak sebagai avalis dan off taker hasil panen petani," jelas Yuddy saat penandatangan MoU penyaluran KUR di Pesantren Assidiqiyah 3 Cilamaya, Kabupaten Karawang, Jumat (18/6/2021).

Menurut dia, para petani yang menjadi penerima fasilitas KUR ini merupakan salah satu kelompok masyarakat yang menjadi sasaran prioritas. "Tentu kami akan terus melakukan perluasan jangkauan KUR agar dapat memberikan manfaat yang lebih optimal dalam upaya pemulihan ekonomi nasional," jelas Yuddy.


Sementara pada kerja sama penyaluran kredit Mesra, Bank bjb Kantor Cabang Karawang juga memberikan kredit kepada pedagang kecil atau pelaku UKM anggota BMT NU di area Kabupaten Karawang. Jumlah pedagang yang menerima kredit sebanyak 4000 orang atau dana yang digulirkan senilai Rp20 miliar. Setiap pedagang mendapatkan kredit Rp5 juta.


Kredit Mesra bjb sengaja dirancang dengan segala macam kemudahan yang ditawarkan. Pembiayaan ini disalurkan tanpa agunan sehingga masyarakat tak terbebani. Persyaratan yang diberikan untuk pengajuan kredit pun terbilang mudah. Masyarakat yang berminat mengajukan pinjaman hanya menyiapkan persyaratan berupa KTP, KK dan surat nikah bagi yang telah menikah.


Sementara itu, Gubernur Jabar Ridwan Kamil yang hadir pada kesempatan itu mengatakan, bank bjb sebagai mitra pemerintah Provinsi Jabar bersama BMT NU berperan aktif dalam agenda percepatan pemulihan ekonomi nasional melalui perjanjian kerja sama penyaluran kredit usaha rakyat dan kredit mesra.

Kredit tersebut sangat relevan dan amat dibutuhkan bagi UMKM. Diharapkan dengan stimulasi permodalan ini para penerima manfaat dapat mengembangkan skala usaha mereka. Digitalisasi pembiayaan harus mampu menyelesaikan kendala akses pembiayaan.

"Penyaluran dana KUR dan kredit mesra pada sektor pertanian merupakan keputusan tepat pada kondisi pandemi seperti sekarang. Karena urusan pangan identik dengan hajat hidup orang banyak," jelas Ridwan Kamil. 

Ia menambahkan selama pandemi, industri pangan atau pertanian menjadi sektor yang tidak terdampak secara signifikan. Apabila didukung dengan teknologi digital, ke depan industri pertanian akan menjadi keyakinan baru dan masa depan bagi ekonomi Jabar. (TIA)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD