sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Bapanas Sebut Stok Beras Indonesia Melimpah: Tak Ada Kelangkaan

Economics editor Kunthi Fahmar Sandy
14/06/2026 07:51 WIB
Pemerintah memastikan stok beras nasional sangat kuat, termasuk stok Cadangan Beras Pemerintah (CBP) yang dikelola Perum Bulog.
Bapanas Sebut Stok Beras Indonesia Melimpah: Tak Ada Kelangkaan (FOTO:iNews Media Group)
Bapanas Sebut Stok Beras Indonesia Melimpah: Tak Ada Kelangkaan (FOTO:iNews Media Group)

Selain itu, Kepala Bapanas Andi Amran Sulaiman juga mendorong Perum Bulog untuk dapat menyalurkan beras premium lebih deras lagi. Jadi tidak hanya menyalurkan beras program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) yang merupakan beras medium.

"Justru itu Bulog harus buat beras premium lebih banyak," ujar Amran.

Arahan Amran tersebut senada dengan hasil Rapat Koordinasi Ketersediaan dan Stabilisasi Harga Beras di Ritel Modern yang digelar Bapanas secara daring (5/6/2026). Salah satu opsi yang digagas pada rapat tersebut adalah Perum Bulog agar mempercepat intervensi pasar melalui penyaluran beras, baik medium maupun premium, guna menjaga ketersediaan pasokan dan stabilisasi harga di tingkat konsumen.

Pasokan beras premium di ritel modern dilaporkan sedang mengalami keterbatasan. Untuk itu, menurut Deputi Ketersediaan dan Stabilisasi Pangan Bapanas I Gusti Ketut Astawa sangat mendorong Perum Bulog untuk mengisi kekurangan suplai beras di ritel modern. Ini karena Bulog mempunyai merek beras premium, sehingga merupakan kesempatan emas dalam pemasaran beras komersial Bulog.

"Bukan langka. Saya kira kan kami juga kunjungan ke lapangan, melihat di ritel modern itu masih ada, (memang) tidak banyak tapi ada. Ini kesempatan Bulog masuk. Bulog kan punya Befood, punya Punokawan, Setra Ramos. Nah Bulog mengisi kekurangan suplai, jadi bukan langka. Ini bisa diisi oleh Bulog," tutur Ketut.

Adapun dalam laporan yang diterima Bapanas, per 12 Juni stok beras komersial yang ada di Bulog masih berada di angka 11,4 ribu ton. Realisasi pengadaan setara beras untuk stok komersial pun terus bergerak. Saat ini telah mencapai 45,5 ribu ton dari total pengadaan 3,1 juta ton.

(kunthi fahmar sandy)

Halaman : 1 2 3 Lihat Semua
Advertisement
Advertisement