Berdasarkan laporan manajerial Perum Bulog per 29 Oktober 2026, stok beras nasional sendiri tercatat mencapai 4.585.074 ton. Jumlah tersebut terdiri atas Cadangan Beras Pemerintah (CBP) sebanyak 4.560.508 ton dan stok komersial sebesar 24.565 ton.
Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Jawa Timur, Heru Suseno, mengatakan dukungan stok Bulog dan penyaluran beras SPHP menjadi salah satu instrumen penting untuk mencegah kenaikan harga pangan menjelang Nataru.
"Bulog itu kalau misalnya harus mengadakan itu kan punya potensi besar. Stok berasnya lumayan, SPHP-nya cukup banyak, sehingga kita sama-samalah bergerak bareng-bareng supaya di Nataru ini tidak terjadi gejolak harga, khususnya untuk kenaikan," ujar Heru.
(Febrina Ratna Iskana)