AALI
9800
ABBA
188
ABDA
0
ABMM
2360
ACES
780
ACST
170
ACST-R
0
ADES
7375
ADHI
815
ADMF
8100
ADMG
177
ADRO
2970
AGAR
318
AGII
1950
AGRO
765
AGRO-R
0
AGRS
122
AHAP
57
AIMS
254
AIMS-W
0
AISA
152
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1640
AKRA
1060
AKSI
294
ALDO
855
ALKA
294
ALMI
292
ALTO
228
Market Watch
Last updated : 2022/06/24 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
544.03
0.56%
+3.01
IHSG
7042.94
0.64%
+44.67
LQ45
1018.99
0.57%
+5.77
HSI
21719.06
2.09%
+445.19
N225
26491.97
1.23%
+320.72
NYSE
14402.12
0.34%
+49.32
Kurs
HKD/IDR 1,889
USD/IDR 14,845
Emas
873,761 / gram

Bea Cukai Soetta Bantah Ada Mafia Impor di Wilayahnya

ECONOMICS
Isty Maulidya
Jum'at, 20 Mei 2022 18:09 WIB
Kepala Kantor Bea Cukai Soekarno-Hatta, Finari Manan membantah adanya mafia impor di wilayah kerjanya.
Bea Cukai Soetta Bantah Ada Mafia Impor di Wilayahnya (FOTO: MNC Media)
Bea Cukai Soetta Bantah Ada Mafia Impor di Wilayahnya (FOTO: MNC Media)

IDXCannel - Kepala Kantor Bea Cukai Soekarno-Hatta, Finari Manan membantah adanya mafia impor di wilayah kerjanya. Tudingan tersebut menguak dari pernyataan terdakwa kasus pemerasan perusahaan jasa titipan, Qurnia Ahmad Bukhori.

Qurnia mengungkapkan bahwa pimpinannya ikut meloloskan mafia impor barang di Bandara Soekarno-Hatta.

"Saya tekankan di sini (KPU Bea Cukai) tidak ada mafia impor. Siapa yang menyampaikan? Itu isu saja. Kami melakukan monitoring evaluasi, baik internal maupun di pihak eksternal. Jadi saya  tekankan tidak ada mafia impor di sini," ujarnya saat jumpa pers pada Jumat (20/5/2022).

Finari melanjutkan bahwa hubungan antara Bea Cukai Soetta dengan PT Sinergi Karya Kharisma (SKK) hanya sebatas antara instansi yang mengawasi perusahaan jasa titipan. Selain PT SKK, Bea Cukai juga mengawasi 46 perusahaan lain.

"PT SKK itu adalah salah satu perusahaan jasa titipan yang ada di bawah pengawasan kami KPU Bea Cukai Soekarno-Hatta. Jadi mereka itu bukan hanya SKK, banyak perusahaan jasa titipan ada kurang lebih 46, termasuk SKK," lanjutnya.

Sebelumnya diketahui bahwa terdakwa kasus pemerasan perusahaan jasa titipan, Qurnia Ahmad Bukhori menyebutkan dirinya dijebak untuk menutupi dugaan mafia impor barang di tempat penampungan sementara (TPS) PT Sinergi Karya Kharisma (SKK). Pernyataannya tersebut juga menyeret nama Kepala Kantor Bea Cukai Soetta yang disebut ikut terlibat dalam kasus tersebut. (RAMA)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD