sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Bertemu Menkeu Purbaya, AGTI Sampaikan Masalah Ketersediaan Bahan Baku dan Tantangan Tekstil RI

Economics editor Nur Ichsan Yuniarto
04/12/2025 18:07 WIB
Pemerintah telah menunjukkan komitmen untuk mendukung kelancaran importasi bahan baku yang dibutuhkan industri, terutama bagi sektor.
Bertemu Menkeu Purbaya, AGTI Sampaikan Masalah Ketersediaan Bahan Baku dan Tantangan Tekstil RI
Bertemu Menkeu Purbaya, AGTI Sampaikan Masalah Ketersediaan Bahan Baku dan Tantangan Tekstil RI

Menurut Anne, impor tetap diperlukan, khususnya untuk jenis bahan baku tertentu yang belum tersedia di dalam negeri atau belum memenuhi standar mutu global.

Keterbatasan product development di beberapa pabrik lokal membuat sejumlah merek internasional masih mengandalkan bahan impor agar memenuhi spesifikasi teknis dan keberlanjutan.

Product development kita masih kurang. Itu sebabnya beberapa brand internasional lebih memilih bahan impor,” katanya.

Anne melanjutkan, kemampuan industri lokal sesungguhnya ada, namun tidak merata. Tantangan terbesar ada pada pemenuhan Environmental, Social and Governance (ESG) yang mencakup standar lingkungan, sosial, hingga penggunaan energi ramah lingkungan. Banyak pabrik belum mampu memenuhi seluruh syarat tersebut.

“Kalau standar lingkungan, izin, upah minimum, sampai energi non-pool terpenuhi, produk lokal sebenarnya bisa diterima brand internasional,” katanya.

Dalam praktiknya, bahan kain untuk memenuhi pesanan merek global masih banyak yang diimpor.

Hal ini karena sebagian pabrik lokal belum mampu menciptakan kain dengan kualitas konsisten sesuai standar global, terutama untuk segmen performance fabric dan sustainable textile.

“Kita bisa kompetitif, tapi produksinya belum cukup banyak dan belum cukup cepat," kata Anne.

Anne menyebut bahwa kebutuhan untuk busana muslim dan kerudung sebagian besar sudah dapat diproduksi di dalam negeri.

Namun untuk jenis kain tertentu—misalnya yang membutuhkan teknologi finishing khusus atau handfeel tertentu—impor tetap diperlukan karena tidak semua pabrik lokal memiliki fasilitas produksi yang sesuai.

Halaman : 1 2 3
Advertisement
Advertisement