AALI
9350
ABBA
278
ABDA
0
ABMM
2500
ACES
720
ACST
169
ACST-R
0
ADES
6175
ADHI
745
ADMF
8125
ADMG
173
ADRO
3140
AGAR
314
AGII
2340
AGRO
845
AGRO-R
0
AGRS
116
AHAP
83
AIMS
246
AIMS-W
0
AISA
151
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1545
AKRA
1180
AKSI
270
ALDO
775
ALKA
292
ALMI
0
ALTO
193
Market Watch
Last updated : 2022/08/10 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
536.47
-0.12%
-0.62
IHSG
7086.24
-0.23%
-16.64
LQ45
1007.80
-0.09%
-0.91
HSI
19610.84
-1.96%
-392.60
N225
27819.33
-0.65%
-180.63
NYSE
0.00
-100%
-15305.80
Kurs
HKD/IDR 195
USD/IDR 14,872
Emas
856,617 / gram

BI Siapkan Insentif untuk Perbankan Pemberi Kredit ke Sektor Otomotif

ECONOMICS
Iqbal Dwi Purnama
Selasa, 28 Juni 2022 02:22 WIB
sektor otomotif merupakan industri yang memiliki multiplier effect yang kuat terhadap perekonomian nasional.
BI Siapkan Insentif untuk Perbankan Pemberi Kredit ke Sektor Otomotif (foto: MNC media)
BI Siapkan Insentif untuk Perbankan Pemberi Kredit ke Sektor Otomotif (foto: MNC media)

IDXChannel - Bank Indonesia (BI) meyakini bahwa sektor otomotif nasional memiliki prospek yang cukup cerah di masa mendatang. Karenanya, BI tak ragu untuk mendorong lembaga perbankan untuk aktif mendukung perkembangan sektor bisnis otomotif lewat fasilitas permodalan, terutama bagi para pelaku industri kecil dan menengah (IKM).

Deputi Gubernur BI, Dody Budi Waluyo, menyatakan bahwa pihaknya siap untuk menyediakan insentif bagi perbankan yang turut mendukung pertumbuhan sektor otomotif di Tanah Air.

"Selain (melalui) kebijakan moneter, BI juga mendukung langkah pemerintah untuk sektor otomotif, dengan pemberian insentif bagi bank-bank yang menyediakan dukungan permodalan ke pelaku IKM sektor otomotif," ujar Dody, dalam acara Autoparts Bussiness Forum Indonesia - Jepang, Senin (27/6/2022).

Menurut Dody, sektor otomotif merupakan industri yang memiliki multiplier effect yang kuat terhadap perekonomian nasional. Hal itu dimungkinkan karena banyak industri pendukung di dalam jejaring ekosistem otomotif yang mampu menyerap banyak tenaga kerja.

Sebelumnya, Menteri Perindustrian (Menperin), Agus Gumiwang Kartasasmita, juga menyinggung terkait IKM sektor otomotif yang masih sulit mendapat permodalan dari perbankan.

"Kemarin saya mendapat keluhan dari pelaku IKM sektor otomotif, dimana teman-teman pelaku ini masih kesulitan untuk mendapatkan permodalan, karena dianggap perbankan IKM sektor otomotif mempunyai risiko yang tinggi," ujar Agus, dalam kesempatan terpisah.

"Kualitas dari produk yang dihasilkan dari produk IKM sektor otomotif di Indonesia tidak perlu lagi kita ragukan, saat ini sudah ada sekitar 122 IKM sektor otomotif dengan produknya telah memenuhi standar internasional," pungkas Memperin. (TSA)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD