AALI
9950
ABBA
408
ABDA
0
ABMM
1560
ACES
1260
ACST
240
ACST-R
0
ADES
2990
ADHI
1075
ADMF
7800
ADMG
202
ADRO
1935
AGAR
328
AGII
1475
AGRO
2230
AGRO-R
0
AGRS
186
AHAP
73
AIMS
432
AIMS-W
0
AISA
206
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1080
AKRA
4330
AKSI
400
ALDO
860
ALKA
238
ALMI
248
ALTO
280
Market Watch
Last updated : 2021/12/09 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
509.28
0.9%
+4.55
IHSG
6643.93
0.61%
+40.13
LQ45
952.51
0.73%
+6.92
HSI
24254.86
1.08%
+257.99
N225
28725.47
-0.47%
-135.15
NYSE
0.00
-100%
-16853.57
Kurs
HKD/IDR 1,837
USD/IDR 14,345
Emas
823,818 / gram

Bogor Buka PTM Terbatas Serentak pada 4 Oktober 2021

ECONOMICS
Putra Ramadhani/Kontri
Jum'at, 24 September 2021 16:30 WIB
Dinas Pendidikan Kota Bogor berencana membuka PTM terbatas mulai 4 Oktober 2021.
Bogor Buka PTM Terbatas Serentak pada 4 Oktober 2021(Dok.MNC Media)
Bogor Buka PTM Terbatas Serentak pada 4 Oktober 2021(Dok.MNC Media)

IDXChannel - Dinas Pendidikan Kota Bogor berencana membuka Pembelajaran Tatap Muka (PTM) terbatas secara serentak untuk tingkat SMP dan SMA pada Senin 4 Oktober 2021. Saat ini, tengah dilakukan persiapan secara terperinci dengan pihak terkait.

"Kami sedang proses verifikasi faktual secara bertahap sejak 16 September. Dari tahap awal ada 50 SMP Negeri dan Swasta, 43 SMP sudah sesuai juknis sementara 7 SMP lainnya harus melengkapi persyaratannya dulu. Hari ini kami lanjut verifikasi faktual 27 SMP Swasta," kata Kadisdik Kota Bogor Hanafi dalam keterangannya, Jumat (24/9/2021).

Hanafi mengatakan, ada beberapa persyaratan yang harus dipenuhi oleh sekolah sebelum PTM. Seperti dua persyaratan dokumen, lima personil pendukung, 19 sarana prasarana, 20 protokol kesehatan, prosedur pembelajaran, enam prosedur kesehatan, kebersihan dan keamanan, lima prosedur pelatihan dan humas.

Dua dokumen tersebut yakni rekomendasi Satgas Covid-19 Kota Bogor dan Surat Keputusan (SK) Kadisdik, lima personil pendukung mulai dari petugas pemeriksaan suhu, pengawas prokes, kebersihan dan desinfeksi ruangan, pemeriksaan prokes Covid-19 masuk dan keluar serta Satgas Covid-19 sekolah. 

Sementara 20 sarana prasarana di antaranya ruang UKS, ruang transit isolasi, posko gabungan satgas Covid-19, fasilitas mencuci tangan dan hand sanitizer, alat pengukur suhu, desinfektan dan masker cadangan. Hal ini untuk mencegah terjadinya klaster sekolah seperti di wilayah Jawa Tengah. 

"Kami juga cek bangunan sekolah dan menuntaskan target 80 persen vaksinasi dosis satu bagi anak sekolah," tambah Hanafi.

Selain itu, pihaknya juga berkoordinasi dengan KCD dan Disdik Jawa Barat yang membawahi SMA dan Kementerian Agama Kota Bogor yang membawahi MTS/MA agar ada langkah bersama membuka PTM terbatas serentak di Kota Bogor dengan mengacu Surat Keputusan Bersama (SKB) 4 Menteri. 

"Harapan kami PTM bisa dibuka serentak SMP/MTS, SMA/SMK/MA dengan kuota peserta maksimal 50 persen, baru setelah ini menyusul SD," tutupnya. 

(IND) 

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD