AALI
9950
ABBA
408
ABDA
0
ABMM
1560
ACES
1260
ACST
240
ACST-R
0
ADES
2990
ADHI
1075
ADMF
7800
ADMG
202
ADRO
1935
AGAR
328
AGII
1475
AGRO
2230
AGRO-R
0
AGRS
186
AHAP
73
AIMS
432
AIMS-W
0
AISA
206
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1080
AKRA
4330
AKSI
400
ALDO
860
ALKA
238
ALMI
248
ALTO
280
Market Watch
Last updated : 2021/12/09 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
509.28
0.9%
+4.55
IHSG
6643.93
0.61%
+40.13
LQ45
952.51
0.73%
+6.92
HSI
24254.86
1.08%
+257.99
N225
28725.47
-0.47%
-135.15
NYSE
0.00
-100%
-16853.57
Kurs
HKD/IDR 1,837
USD/IDR 14,345
Emas
823,818 / gram

Bogor Siap Buka Objek Wisata, Bima Arya: Terapkan CHSE dan PeduliLindungi

ECONOMICS
Putra Ramadhani/Kontri
Rabu, 22 September 2021 20:34 WIB
Pemkot Bogor siap melakukan uji coba untuk membuka objek wisata yang telah memenuhi persyaratan administrasi. 
Bogor Siap Buka Objek Wisata, Bima Arya: Terapkan CHSE dan PeduliLindungi(Dok.MNC Media)
Bogor Siap Buka Objek Wisata, Bima Arya: Terapkan CHSE dan PeduliLindungi(Dok.MNC Media)

IDXChannel - Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor siap melakukan uji coba untuk membuka objek wisata yang telah memenuhi persyaratan administrasi. 

Hal itu disampaikan Wali Kota Bogor, Bima Arya Sugiarto usai melakukan audiensi dengan Paguyuban Objek Wisata Bogor di Pendopo VI, Perumahan Baranangsiang Indah, Kota Bogor, Rabu (22/9/2021).

"Vaksinasi dan kondisi Indonesia jauh lebih sukses dibanding negara lain, ini berkat rantai koordinasi yang bagus dari pusat ke daerah," kata Bima.

Ia pun mempersilahkan, pelaku pariwisata untuk melakukan uji coba selama memenuhi persyaratan administrasi dan protokol kesehatan. Namun, dirinya akan bersikap tegas jika saat uji coba ada 'ledakan' Covid-19 tak segan mencabut izin usaha.

"Kita saling komitmen, mangga buka, tapi prokesnya harus ada CHSE (Cleanliness, Health, Safety & Environment Sustainability) dan QR Code Peduli Lindungi," ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kota Bogor Atep Budiman mengatakan melalui Kemenparekraf sudah ada tempat wisata yang diujicobakan yakni J-Bond karena sudah memenuhi persyaratan administrasi. 

"Jadi pengalaman J-Bond ini dishare ke pelaku pariwisata lain dan pelaku pariwisata secara mandiri mendaftar persyaratan seperti sertifikasi CHSE ke Kemenparekraf dan QR Code Peduli Lindungi," ujar Atep.

Atep menuturkan, secara statistik pengendalian Covid-19 di Kota Bogor sudah cukup bagus dan angka-angka penyebaran Covid-19 sudah jauh menurun. Sehingga pihaknya akan secara simultan melakukan uji coba selama aturan dipenuhi pelaku pariwisata dan komitmen ini sudah dibangun pelaku pariwisata.

"Mudah-mudahan ke depan saling memberi optimisme bagi pariwisata Kota Bogor, sehingga bisa bangkit lagi, memberi kontribusi luas tidak hanya untuk pelaku pariwisata tapi bagi warga Kota Bogor dan PAD Kota Bogor," tutupnya. 


(IND) 

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD