sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

BPJS Kesehatan Sebut JKN Dongkrak PDB Rp129 Triliun dan Serap 13 Juta Tenaga Kerja

Economics editor Rohman Wibowo
02/07/2026 14:21 WIB
BPJS Kesehatan menyebut tak hanya memberi perlindungan kesehatan bagi masyarakat, tetapi juga memberikan kontribusi besar terhadap pertumbuhan ekonomi nasional.
BPJS Kesehatan Sebut JKN Dongkrak PDB Rp129 Triliun dan Serap 13 Juta Tenaga Kerja. (Foto: Rohman Wibowo/iNews Media Group)
BPJS Kesehatan Sebut JKN Dongkrak PDB Rp129 Triliun dan Serap 13 Juta Tenaga Kerja. (Foto: Rohman Wibowo/iNews Media Group)

Di samping memperkuat sektor industri, JKN juga berperan aktif dalam menekan laju angka kemiskinan di Indonesia. Data kumulatif dari tahun 2018 hingga 2025 menunjukkan program ini berhasil menyelamatkan sekitar 7 hingga 8,1 juta penduduk dari risiko kemiskinan, atau setara dengan penurunan prevalensi kemiskinan sebesar 2,6 hingga 3 persen. 

JKN juga memberikan perlindungan finansial bagi 14 hingga 16 juta warga miskin sekaligus meningkatkan derajat kesehatan masyarakat sebesar 2,71 persen.

Dengan adanya perlindungan finansial tersebut, ketahanan ekonomi setiap rumah tangga dapat terjaga dari risiko biaya pengobatan yang tinggi. Pola ini memastikan bahwa stabilitas sosial dan daya beli masyarakat tetap terjaga secara berkelanjutan.

"Sehingga program JKN tidak hanya meningkatkan derajat kesehatan masyarakat tetapi juga menjadi penggerak ekonomi sekaligus pelindung kesejahteraan sosial secara berkelanjutan," tutur Pujo.

 (Febrina Ratna Iskana)

Halaman : 1 2 Lihat Semua
Advertisement
Advertisement