sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

BPJS Kesehatan Sebut JKN Dongkrak PDB Rp129 Triliun dan Serap 13 Juta Tenaga Kerja

Economics editor Rohman Wibowo
02/07/2026 14:21 WIB
BPJS Kesehatan menyebut tak hanya memberi perlindungan kesehatan bagi masyarakat, tetapi juga memberikan kontribusi besar terhadap pertumbuhan ekonomi nasional.
BPJS Kesehatan Sebut JKN Dongkrak PDB Rp129 Triliun dan Serap 13 Juta Tenaga Kerja. (Foto: Rohman Wibowo/iNews Media Group)
BPJS Kesehatan Sebut JKN Dongkrak PDB Rp129 Triliun dan Serap 13 Juta Tenaga Kerja. (Foto: Rohman Wibowo/iNews Media Group)

IDXChannel - Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan menyatakan program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) tak hanya memberi perlindungan kesehatan bagi masyarakat, tetapi juga memberikan kontribusi besar terhadap pertumbuhan ekonomi nasional.

Kontribusi tersebut dinilai mampu mendorong aktivitas produktif masyarakat secara berkelanjutan sehingga menjadi salah satu pilar penopang produk domestik bruto (PDB) nasional.

"Dampak dari program JKN ini terhadap perekonomian dan kesejahteraan salah satunya terlihat pada peningkatan PDB sebesar Rp129 triliun," ujar Direktur Utama BPJS Kesehatan, Prihati Pujowaskito dalam paparan publik di kantornya, Jakarta Pusat, Kamis (2/7/2026). 

Peningkatan PDB sebesar Rp129 triliun ini, kata pria yang akrab disapa Pujo itu, merupakan pencapaian penting karena nilainya melonjak dua kali lipat dibanding tahun-tahun sebelumnya. Stimulus ekonomi makro ini berdampak langsung pada indikator ketenagakerjaan dan pengembangan sektor-sektor usaha produktif di Indonesia.

Selain mendongkrak pertumbuhan ekonomi makro, program jaminan sosial ini juga membuka kesempatan kerja secara luas di berbagai wilayah. Aliran dana kesehatan yang berputar di tengah masyarakat secara langsung memicu produktivitas beberapa sektor industri pendukung.

"Ada penciptaan lapangan kerja sebesar 13 juta, dengan dampak multiplier pada tiga sektor utama yaitu jasa kesehatan, industri makanan minuman, dan pelayanan sosial," kata Pujo.

Halaman : 1 2
Advertisement
Advertisement