IDXChannel - Badan Pusat Statistik (BPS) memastikan Sensus Ekonomi 2026 akan turut memetakan potensi industri ekonomi kreatif di Indonesia secara lebih komprehensif.
Kepala BPS, Amalia Adininggar Widyasanti, mengatakan pihaknya telah menyiapkan instrumen pendataan terbaru melalui Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia (KBLI) 2025, yang mencakup berbagai aktivitas ekonomi baru, termasuk sektor kreatif.
“Dalam sensus ekonomi 2026 kami akan mendata termasuk aktivitas ekonomi kreatif. Oleh sebab itu, kami mohon dukungan dari seluruh masyarakat dan juga industri kreatif untuk mendukung sensus ekonomi 2026,” ujar Amalia usai menghadiri screening film Pelangi di Mars, di Plaza Senayan, Jakarta, Kamis (2/4/2026).
Ia menjelaskan, sensus ekonomi yang digelar setiap 10 tahun sekali ini rencananya akan dilaksanakan pada pertengahan 2026. Dalam pelaksanaannya, BPS akan melakukan pendataan secara masif dengan mendatangi sekitar 92 juta rumah di seluruh Indonesia dan melibatkan ribuan petugas.
Amalia menambahkan, penggunaan KBLI 2026 akan membuat klasifikasi sektor ekonomi kreatif menjadi lebih jelas dan terperinci. Beberapa profesi seperti videografer, animator, hingga berbagai subsektor kreatif lainnya kini telah masuk dalam kategori resmi.