Meski dikejar target waktu, Brantas Abipraya menegaskan tetap mengedepankan standar kualitas konstruksi dan keselamatan kerja. Perusahaan memperkuat pengawasan teknis serta menerapkan disiplin ketat terhadap standar Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di seluruh proyek.
Selain mengandalkan tenaga kerja dari luar daerah, proyek Sekolah Rakyat juga melibatkan masyarakat lokal. Kehadiran proyek ini tidak hanya mempercepat pembangunan infrastruktur pendidikan, tetapi juga memberikan dampak ekonomi melalui penyerapan tenaga kerja dan peningkatan keterampilan masyarakat sekitar.
Dian menegaskan, berbagai tantangan di lapangan seperti kondisi geografis, cuaca ekstrem, hingga keterbatasan logistik menjadi bagian dari dinamika yang dihadapi tim proyek. Namun, hal tersebut tidak menyurutkan komitmen perusahaan untuk menyelesaikan pembangunan tepat waktu.
"Dengan dukungan seluruh tim dan kolaborasi yang solid, kami optimistis proyek Sekolah Rakyat dapat diselesaikan sesuai target dengan kualitas terbaik," katanya.
(Dhera Arizona)