Mulai dari tingkat konsumsi masyarakat yang meningkat, seperti konsumsi per kapita kelompok restoran dan hotel yang tumbuh 11,63 persen hingga nilai transaksi elektronik, kartu debit, dan kartu kredit yang tumbuh 4,20 persen.
Dia menambahkan, mobilitas masyarakat juga diungkap BPS mengalami peningkatan saat momen libur nasiobal dan hari raya keagamaan, baik secara jumlah perjalanan dalam negeri yang tumbuh 13,14 persen maupun tingkat perjalanan luar negeri sebesar 8,62 persen.
“Ada dorongan stimulus dari pemerintah sepanjang triwulan I-2026,” kata Amalia.
Ekonomi sejumlah negara mitra dagang utama juga mencatat pertumbuhan yang positif pada triwulan 1-2026, di antaranya: Vietnam 7,8 persen, Malaysia 5,3 persen, China 5,0 persen, Singapura 4,6 persen, Korea Selatan 3,6 persen, dan Amerika Serikat 2,7 persen.
Dia melanjutkan, konsumsi masyarakat masih menjadi penopang utama pertumbuhan ekonomi triwulan 1-2026.