IDXChannel – PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BBTN) resmi meluncurkan Loan Factory di Bekasi sebagai upaya mengintegrasikan tahapan kredit mulai dari input data, verifikasi, hingga persetujuan dan pencairan dalam satu model terpusat.
Dengan penguatan proses ini, BTN menargetkan pemangkasan waktu proses kredit dari semula sekitar 6 hari kerja menjadi lebih singkat.
Direktur Utama BTN, Nixon LP Napitupulu menjelaskan bahwa Loan Factory merupakan bagian dari peta jalan transformasi perusahaan sejak 2019. Hal ini dilakukan guna mengelola volume pengajuan kredit yang sangat besar dengan standar keamanan dan layanan yang seragam di seluruh Indonesia.
“BTN itu sehari sekitar 1.000 aplikasi KPR. Kalau mengandalkan cara kerja masing-masing orang, itu berbahaya. Jadi dalam skala sebesar ini, proses harus terstandarisasi dan dijalankan dengan sistem yang sama,” ujar Nixon saat peresmian BTN Loan Factory Bekasi, Senin (13/4/2026).
Inovasi ini mengubah model pemrosesan kredit yang sebelumnya tersebar di berbagai cabang menjadi sistem yang terintegrasi, terpusat, dan berbasis proses.
Nixon menegaskan bahwa standarisasi adalah prasyarat mutlak bagi BTN untuk menjadi perusahaan besar yang memiliki hasil kinerja konsisten.
“Kalau mau jadi perusahaan besar, prosesnya harus sama. Syaratnya sama, cara kerjanya sama, hasilnya juga harus konsisten,” tegasnya.