Ahmad menambahkan, penyiapan cadangan ini dirancang komprehensif bukan hanya untuk merespons kebutuhan mendesak saat bencana, melainkan sebagai langkah mitigasi jangka panjang terhadap kemungkinan perpanjangan masa darurat atau timbulnya bencana susulan di wilayah NTT.
“Kami tidak hanya menghitung kebutuhan hari ini, tetapi juga menyiapkan ruang stok untuk mengantisipasi perkembangan situasi di lapangan. Prinsipnya, masyarakat terdampak bencana tidak boleh mengalami kesulitan mendapatkan pangan,” ujar Ahmad.
(DESI ANGRIANI)