IDXChannel - Lembaga pemeringkat global Fitch menilai target pertumbuhan 6 persen pada Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2027 lebih realistis dibandingkan ambisi pemerintah untuk mencapai angka 8 persen dalam jangka menengah.
Adapun target 6 persen lebih optimistis dibandingkan proyeksi dasar Fitch sebesar 5 persen.
Direktur Peringkat Obligasi Negara Fitch, George Xu, mengatakan rencana anggaran Indonesia untuk 2027 menunjukkan keberlanjutan kebijakan dan menurunkan risiko kenaikan belanja pemerintah dalam jangka pendek. Komitmen Presiden Prabowo Subianto pada 14 Agustus mengenai target defisit fiskal 2027 sebesar 2,4 persen dari PDB mengindikasikan konsolidasi moderat dari target 2026 yang telah direvisi menjadi 2,85 persen, sekaligus menunjukkan niat pemerintah untuk tetap berada dalam batas defisit sebesar 3 persen.
“Namun, adanya risiko kebutuhan pembiayaan semakin banyak dipenuhi melalui jalur kuasi-fiskal, dapat mengurangi transparansi fiskal dan melemahkan pengelolaan fiskal dalam jangka panjang,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Senin (24/8/2026).
Menjaga disiplin fiskal dinilai akan tetap menjadi tantangan. Target defisit 2027 tersebut menyerupai usulan awal tahun lalu sebesar 2,48 persen, yang kemudian direvisi lebih tinggi oleh parlemen menjadi 2,68 persen, dan selanjutnya 2,85 persen untuk mengakomodasi tambahan belanja.