Sementara, bagi 12 perusahaan yang kini terlibat sebagai pihak pencari tenaga kerja, kegiatan ini diharapkan dapat turut membantu dalam mengakses tenaga profesional maupun lulusan baru yang berkualitas, yang kelak juga turut berkontribusi dalam pengembangan kawasan industri menjadi lebih maju.
Antusiasme kedua pihak terlihat, di mana selama periode pendaftaran pada 10 hingga 14 Agustus 2026 lalu, tercatat lebih dari 3.500 calon tenaga kerja telah mendaftar, dengan total jumlah masyarakat yang hadir selama pelaksanaan kegiatan mencapai lebih dari 10 ribu pengunjung.
Sedangkan total 12 perusahaan yang berpartisipasi datang dari beragam sektor industri, dengan latar belakang permodalan yang juga variatif, mulai dari perusahaan nasional hingga penanaman modal asing (PMA).
Seluruh perusahaan peserta tersebut meliputi PT Bowron Footwear Industry (China), PT Sampoerna Kayoe (Indonesia), Industropolis Logistik (Indonesia), PT Hormel Pronas Nusantara (Indonesia-Amerika), PT JJD Outdoor Products Indonesia (China), dan PT Youmi Medika Industri (China).
Selain itu ada juga PT Yih Quan Footwear Indonesia (Taiwan), PT Simba Indosnack Makmur (Indonesia), PT Satyamitra Safepower International (Indonesia-Hongkong), LBM New Energy (China), PT Trax Sumbiri Indo (Thailand), serta PT Window Shutter Indonesia (Indonesia-Inggris).