Jepang menghabiskan USD98,6 miliar untuk intervensi antara 30 Juli dan 26 Agustus, salah satu operasi intervensi terbesar yang pernah tercatat.
Intervensi tersebut membantu mengangkat yen dari 164 per dolar hingga setinggi 155,20 pada 3 Agustus. (Wahyu Dwi Anggoro)