AALI
9900
ABBA
412
ABDA
0
ABMM
1580
ACES
1265
ACST
242
ACST-R
0
ADES
3010
ADHI
1065
ADMF
7825
ADMG
199
ADRO
1940
AGAR
328
AGII
1500
AGRO
2240
AGRO-R
0
AGRS
187
AHAP
72
AIMS
432
AIMS-W
0
AISA
206
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1065
AKRA
4310
AKSI
398
ALDO
860
ALKA
238
ALMI
248
ALTO
0
Market Watch
Last updated : 2021/12/09 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
505.16
0.08%
+0.42
IHSG
6617.67
0.21%
+13.87
LQ45
945.69
0.01%
+0.10
HSI
24234.29
0.99%
+237.42
N225
28775.38
-0.3%
-85.24
NYSE
16899.92
0.28%
+46.35
Kurs
HKD/IDR 1,837
USD/IDR 14,345
Emas
823,698 / gram

Cegah Penularan Covid-19, Kemnaker Terus Dorong Peran P2K3 di Perusahaan

ECONOMICS
Michelle Natalia
Selasa, 19 Oktober 2021 10:25 WIB
Kemnaker terus mendorong peran P2K3 untuk mengendalikan laju penularan COVID-19 di tempat kerja.
Cegah Penularan Covid-19, Kemnaker Terus Dorong Peran P2K3 di Perusahaan (Ilustrasi by Pexels)
Cegah Penularan Covid-19, Kemnaker Terus Dorong Peran P2K3 di Perusahaan (Ilustrasi by Pexels)

IDXChannel - Kementerian Ketenagakerjaan mendorong peran Panitia Pembina Keselamatan dan Kesehatan Kerja (P2K3) untuk mengendalikan laju penularan COVID-19 di tempat kerja. Meskipun angka penularan COVID-19 secara nasional semakin terkendali, P2K3 dituntut untuk semakin efektif membina K3, khususnya terkait penerapan protokol kesehatan di lingkungan kerja, agar laju lonjakan COVID-19 tidak terjadi lagi di masa mendatang.

“Kami akan melakukan evaluasi terhadap peran P2K3 di perusahaan dalam mendorong penerapan protokol kesehatan di tempat kerja masing-masing, guna mendorong semua pekerja dapat menerapkan protokol kesehatan di manapun berada, baik di perjalanan maupun pada saat di rumah,” kata Dirjen Binwasnaker dan K3, Haiyani Rumondang, dalam acara Pertemuan Nasional bertemakan Evaluasi Efektivitas P2K3 Dalam Penanganan COVID-19 di Jakarta, Senin (18/10/2021).

Haiyani mengatakan, guna menekan penularan COVID-19 di perusahaan, Kemnaker telah menerbitkan Surat Edaran Menteri Ketenagakerjaan RI Nomor 9 Tahun 2021 tentang Optimalisasi Penerapan Protokol Kesehatan di Tempat Kerja dan Penyediaan Perlengkapan serta Sarana Kesehatan bagi Pekerja/Buruh oleh Perusahaan Selama Pandemi Corona Virus Disease (COVID-19).

Menurutnya, SE tersebut merupakan imbauan agar para Gubernur mengambil Langkah strategis dalam upaya penanganan Covid-19 khususnya di tempat kerja.  Di mana dalam poin 5 SE tersebut telah ditekankan tentang pengefektifan Panitia Pembina Keselamatan dan Kesehatan Kerja (P2K3) di Perusahaan dalam Menyusun dan melaksanakan Langkah-langkah Strategis sebagai Antisipasi terjadinya Keadaan Darurat.

“Bagi perusahaan yang belum memiliki P2K3 dapat membentuk Satuan Tugas (Satgas) Penanganan COVID-19 P2K3 atau Satgas Penanganan COVID-19 dimaksud agar berkoordinasi dengan Satgas Penanganan COVID-19 Pemerintah Daerah setempat,” katanya.

Haiyani menjelaskan, P2K3 adalah sebuah lembaga independen di tempat kerja yang merupakan wadah kerja sama antara pengusaha atau pengurus dan pekerja/buruh untuk mengembangkan kerja sama saling pengertian dan partisipasi efektif dalam penerapan K3.

Ia pun menyampaikan ucapan terima kasih atas kerja keras para Kepala Dinas Ketenagakerjaan beserta jajarannya, yang sudah mendorong terbentuknya P2K3 dan memberdayakannya melalui upaya-upaya pembinaan, serta mekanisme pengawasan lainnya, termasuk juga kepada semua pihak yang telah mendukung secara aktif dalam mengembangkan, mempromosikan, serta membudayakan K3.

“Kami terus mengharapkan agar kerja keras tersebut jangan berhenti disini, terlebih dengan kondisi saat ini yang memaksa kita harus kerja cerdas dalam ikut mengendalikan Covid-19,” jelasnya.

Pertemuan P2K3 Nasional ini dilaksanakan secara virtual dan dihadiri Kepala Dinas Ketenagakerjaan provinsi, P2K3, Pengawas Ketenagakerjaan. Pertemuan dimaksudkan untuk mengevaluasi efektivitas peran P2K3 terhadap penanganan pandemi COVID-19 di dunia usaha/dunia industri. (NDA)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD