AALI
9800
ABBA
232
ABDA
5900
ABMM
2230
ACES
770
ACST
161
ACST-R
0
ADES
6675
ADHI
770
ADMF
8025
ADMG
174
ADRO
2860
AGAR
320
AGII
2150
AGRO
705
AGRO-R
0
AGRS
120
AHAP
56
AIMS
252
AIMS-W
0
AISA
148
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1490
AKRA
1030
AKSI
288
ALDO
850
ALKA
300
ALMI
298
ALTO
199
Market Watch
Last updated : 2022/06/30 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
529.22
-0.37%
-1.96
IHSG
6911.58
-0.44%
-30.77
LQ45
991.94
-0.38%
-3.77
HSI
21859.79
-0.62%
-137.10
N225
26393.04
-1.54%
-411.56
NYSE
0.00
-100%
-14667.32
Kurs
HKD/IDR 1,896
USD/IDR 14,890
Emas
868,358 / gram

Cepat Beradaptasi Saat Pandemi, AirAsia Raih Status Unicorn di Asia Tenggara

ECONOMICS
Dinar Fitra Maghiszha
Selasa, 12 Oktober 2021 13:45 WIB
Setelah bertransformasi menjadi platform perjalanan dan gaya hidup, selain bisnis maskapai penerbangan, AirAsia kini menyandang startup dengan status Unicorn'.
AirAsia kini menyandang startup dengan status Unicorn. (Foto: MNC Media)
AirAsia kini menyandang startup dengan status Unicorn. (Foto: MNC Media)

IDXChannel - Setelah bertransformasi menjadi platform perjalanan dan gaya hidup, selain bisnis maskapai penerbangan, AirAsia kini menyandang startup dengan status 'Unicorn' di Asia Tenggara.

Laporan Credit Suisse mengakui AirAsia  sebagai salah satu dari tiga Unicorn ASEAN yang berbasis di Malaysia bersama Carsome dan Edotco.

Adapun laporan tersebut juga menyoroti bagaimana perubahan struktur dan perilaku akibat pandemi COVID-19 telah berdampak positif terhadap ekonomi digital dan mempercepat laju digitalisasi.

“Hal ini sekaligus menjadi pengakuan terhadap strategi kami untuk menjadi lebih dari sekadar maskapai penerbangan di era digital tidak hanya berada di jalur yang benar, tetapi juga memungkinkan AirAsia untuk memegang peranan penting sebagai pemain utama di sektor e-commerce dan pengiriman di Asean.” kata CEO AirAsia Group, Tony Fernandes, melalui pesan tertulis, Selasa (12/10/2021).

Di tengah pesatnya perkembangan ekonomi digital di ASEAN, status Unicorn AirAsia diperoleh dalam waktu singkat. Tony menegaskan bahwa hal ini dilakukan sebagai bentuk transformasi adaptasi di era pandemi 

“Dengan nilai valuasi lebih dari USD 1 miliar, bisnis digital kami kini telah menyandang status Unicorn dalam waktu yang terbilang singkat atau kurang dari dua tahun sejak kami mempercepat proses transformasi bisnis di luar maskapai penerbangan selama periode penurunan yang disebabkan oleh pandemi.” tegasnya.

Saat ini, AirAsia tidak hanya fokus terhadap bisnis maskapai, melainkan juga merambah di berbagai sektor seperti keuangan, pendidikan, antar-jemput, logistik, dan sebagainya.

“AirAsia kini tidak lagi hanya dikenal sebagai maskapai penerbangan. Kami sekarang adalah sebuah grup layanan digital. Meskipun akar kami berada di industri penerbangan, namun kini kami telah tumbuh semakin besar dengan menciptakan super app kami sendiri yang memiliki lebih dari 15 jenis layanan untuk perjalanan dan gaya hidup, serta layanan edutech yakni AirAsia Academy. 

Kami juga memiliki layanan kargo dan logistik yang bernama Teleport, serta layanan keuangan digital BigPay yang menjadi solusi satu atap untuk kebutuhan keuangan dan bersiap menjadi bank virtual pertama di Asean." terang Tony.

Lebih jauh, AirAsia juga berekspansi di bisnis resto dengan mengedepankan skema waralaba, serta merambah jaringan bisnis perawatan mesin.

“Di lini bisnis penerbangan, kami mempunyai jaringan waralaba restoran dan makanan bernama Santan, dan sebuah perusahaan enjiniring bernama Asia Digital Engineering (ADE) yang akan mentransformasi layanan pemeliharaan, perbaikan, dan pemeriksaan (MRO) secara menyeluruh di kawasan ini. Kami juga memiliki layanan darat (ground services operations) terkemuka yang bernama GTR. Semua lini bisnis tersebut tumbuh semakin kuat di era digital.” tukasnya.

Tony menyatakan komitmen  untuk terus menggarap potensi bisnis dengan memanfaatkan layanan teknologi.

“Sejak awal, kami selalu berkomitmen untuk menjadi sebuah perusahaan digital. Kami merupakan maskapai pertama di Asean yang menjual tiket penerbangan secara online dan yang pertama menangani pembayaran secara digital untuk jutaan pelanggan online sejak 20 tahun yang lalu.” pungkasnya. (TIA)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD