IDXChannel - Langkah kecil seorang ibu yang dijalani setiap hari sering kali menyimpan cerita besar tentang keteguhan.
Kisah itu datang dari Anastasya Sampaleng, seorang ibu rumah tangga asal Manado, Sulawesi Utara (Sulut) yang memilih untuk tetap berdiri di tengah situasi yang tidak mudah.
Saat suaminya yang bekerja sebagai buruh bangunan sakit, dia tidak memiliki banyak pilihan selain terus bergerak.
Dengan berjalan kaki hingga sekitar dua kilometer setiap hari, Anastasya menjajakan masakan rumahan kepada masyarakat sekitar, menjaga agar dapur tetap menyala dan keluarganya tetap bertahan.
Perjalanan tersebut tidak dimulai dari kondisi yang mudah. Sebelumnya, ia sempat merintis usaha warung sembako setelah bergabung dengan PNM Mekaar, membantu menambah penghasilan keluarga sedikit demi sedikit.
Namun ketika kondisi kesehatan suaminya memburuk, usaha tersebut tidak lagi dapat berjalan optimal. Dia kemudian beralih menjual gorengan, bahkan harus meninggalkan anaknya di rumah untuk sementara waktu agar tetap bisa berjualan.
Dari situ, perlahan dia kembali menata langkah, hingga akhirnya berani meningkatkan plafon pembiayaan dan beralih ke usaha makanan yang kini menjadi penopang utama keluarganya.
Bagi Anastasya, setiap langkah yang ditempuh bukan hanya tentang dirinya sendiri.