"Persoalannya adalah on fiscal credibility karena CDS sudah mulai naik sejak Januari 2026 akibat kekhawatiran defisit mendekati 3 persen," kata dia.
Peningkatan CDS tersebut dipicu oleh langkah lembaga pemeringkat Moody’s yang mengubah outlook ekonomi Indonesia, yang kemudian direspon secara sensitif oleh para investor.
Seturut itu, Chatib menekankan soal menjaga kredibilitas fiskal dan memastikan perlindungan bagi kelompok rentan, sehingga Indonesia dapat optimistis menavigasi tantangan ekonomi 2026 tanpa harus mengulangi sejarah kelam tahun 1998.
(kunthi fahmar sandy)