sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Tarif Impor Baru AS-Defisit Dagang Diprediksi Jadi Sentimen Lanjutan Pelemahan Rupiah Pekan Depan

Market news editor Rohman Wibowo
25/07/2026 06:00 WIB
Pergerakan nilai tukar rupiah diperkirakan masih akan berada dalam rentang melemah pada perdagangan pekan mendatang.
Tarif Impor Baru AS-Defisit Dagang Diprediksi Jadi Sentimen Lanjutan Pelemahan Rupiah Pekan Depan. (Foto Istimewa)
Tarif Impor Baru AS-Defisit Dagang Diprediksi Jadi Sentimen Lanjutan Pelemahan Rupiah Pekan Depan. (Foto Istimewa)

IDXChannel - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) atau USD pada penutupan perdagangan Jumat (24/7/2026), terpantau melemah 27 poin ke level Rp17.963 per USD. Torehan ini membuat rupiah melemah 0,15 persen dibandingkan penutupan hari sebelumnya di Rp17.936.

Kombinasi sentimen proteksionisme perdagangan global, memanasnya geopolitik energi, hingga defisit neraca perdagangan domestik dinilai menjadi pemicu pelemahan mata uang Garuda.

Pengamat Ekonomi, Mata Uang & Komoditas Ibrahim Assuaibi menyoroti sentimen dari global, yakni berkutat soal iklim pasar valuta asing yang kian memanas akibat pemberlakuan kebijakan tarif impor baru oleh Presiden AS Donald Trump terhadap 60 negara mitra dagang.

Kebijakan bea masuk tambahan tersebut diiringi oleh lonjakan harga minyak mentah dunia menyusul eskalasi konflik militer di Timur Tengah dan gangguan pasokan di Laut Hitam.

Halaman : 1 2 3
Advertisement
Advertisement