sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Christine Lagarde Jadi Kandidat Kuat Presiden World Economic Forum (WEF) pada 2027

Economics editor Rahmat Fiansyah
24/08/2026 02:00 WIB
Presiden European Central Bank (ECB), Christine Lagarde berpotensi mengambil alih kepemimpinan World Economic Forum (WEF) pada 2027.
Presiden European Central Bank (ECB), Christine Lagarde berpotensi mengambil alih kepemimpinan World Economic Forum (WEF) pada 2027. (Foto: Dok. WEF)
Presiden European Central Bank (ECB), Christine Lagarde berpotensi mengambil alih kepemimpinan World Economic Forum (WEF) pada 2027. (Foto: Dok. WEF)

IDXChannel - Presiden Bank Sentral Eropa atau European Central Bank (ECB), Christine Lagarde berpotensi mengambil alih kepemimpinan World Economic Forum (WEF) pada 2027. Kabar tersebut dilaporkan surat kabar Swiss, Neue Zürcher Zeitung (NZZ). 

Dikutip dari Euronews, Minggu (23/8/2026), NZZ melaporkan bahwa Lagarde disebut sebagai kandidat potensial untuk menduduki posisi presiden WEF dalam pertemuan dewan pengawas organisasi tersebut di dekat Jenewa pada pekan ini. Lagarde diketahui merupakan salah satu anggota Board of Trustees WEF.

Dalam pertemuan tersebut, Lagarde disebut telah menyampaikan apresiasinya atas kepercayaan anggota dewan kepadanya dan menyatakan dirinya "siap untuk mengabdi" menurut NZZ.

Presiden Singapura, Tharman Shanmugaratnam dilaporkan memimpin pembahasan mengenai suksesi dalam pertemuan tersebut. Dia juga menekankan agar proses pergantian kepemimpinan WEF diselesaikan secara internal.

Saat ini, WEF dipimpin bersama oleh CEO BlackRock, Larry Fink dan Wakil Chairman Roche André Hoffmann. Keduanya masih akan memimpin pertemuan tahunan WEF di Davos, Swiss, yang dijadwalkan berlangsung pada Januari 2027.

Namun, dewan WEF belum mengambil keputusan mengenai waktu pasti Lagarde mengambil alih posisi tersebut. ECB dan WEF juga belum memberikan tanggapan atas permintaan komentar dari Euronews terkait laporan tersebut.

Lagarde telah menjabat sebagai Presiden ECB sejak 2019. Masa jabatan delapan tahunnya akan berakhir pada Oktober 2027, sehingga potensi kepemimpinannya di WEF bertepatan dengan berakhirnya masa jabatannya di bank sentral kawasan Eropa tersebut.

Spekulasi mengenai masa depan Lagarde meningkat dalam beberapa bulan terakhir, termasuk mengenai kemungkinan dia meninggalkan ECB lebih awal. Spekulasi tersebut salah satunya dipicu oleh pernyataan Lagarde mengenai kemungkinan keterlibatannya dalam kampanye pemilihan presiden Prancis mendatang.

Namun, dalam wawancara dengan Euronews pada Juli 2026, Lagarde menegaskan dirinya tidak mencalonkan diri sebagai Presiden Prancis. 

"Saya bukan kandidat untuk apa pun, tetapi saya sangat ingin Eropa terlindungi dan menjadi kerangka tempat negara-negara anggota beroperasi, termasuk Prancis," katanya.

(Rahmat Fiansyah)

Halaman : 1 2
Advertisement
Advertisement