Namun, dewan WEF belum mengambil keputusan mengenai waktu pasti Lagarde mengambil alih posisi tersebut. ECB dan WEF juga belum memberikan tanggapan atas permintaan komentar dari Euronews terkait laporan tersebut.
Lagarde telah menjabat sebagai Presiden ECB sejak 2019. Masa jabatan delapan tahunnya akan berakhir pada Oktober 2027, sehingga potensi kepemimpinannya di WEF bertepatan dengan berakhirnya masa jabatannya di bank sentral kawasan Eropa tersebut.
Spekulasi mengenai masa depan Lagarde meningkat dalam beberapa bulan terakhir, termasuk mengenai kemungkinan dia meninggalkan ECB lebih awal. Spekulasi tersebut salah satunya dipicu oleh pernyataan Lagarde mengenai kemungkinan keterlibatannya dalam kampanye pemilihan presiden Prancis mendatang.
Namun, dalam wawancara dengan Euronews pada Juli 2026, Lagarde menegaskan dirinya tidak mencalonkan diri sebagai Presiden Prancis.
"Saya bukan kandidat untuk apa pun, tetapi saya sangat ingin Eropa terlindungi dan menjadi kerangka tempat negara-negara anggota beroperasi, termasuk Prancis," katanya.
(Rahmat Fiansyah)