AALI
9800
ABBA
292
ABDA
6750
ABMM
1400
ACES
1350
ACST
195
ACST-R
0
ADES
3650
ADHI
830
ADMF
7600
ADMG
194
ADRO
2260
AGAR
362
AGII
1475
AGRO
1485
AGRO-R
0
AGRS
148
AHAP
70
AIMS
404
AIMS-W
0
AISA
173
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1130
AKRA
810
AKSI
740
ALDO
1380
ALKA
358
ALMI
290
ALTO
222
Market Watch
Last updated : 2022/01/17 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
507.30
-0.48%
-2.43
IHSG
6645.05
-0.72%
-48.35
LQ45
948.02
-0.52%
-4.93
HSI
24218.03
-0.68%
-165.29
N225
28333.52
0.74%
+209.24
NYSE
0.00
-100%
-17259.00
Kurs
HKD/IDR 1,836
USD/IDR 14,319
Emas
838,644 / gram

Covid-19 Terus Membaik, Kadin Optimistis Pertumbuhan Ekonomi Tembus 5 Persen di 2022

ECONOMICS
Iqbal Dwi Purnama
Sabtu, 27 November 2021 10:45 WIB
Pertumbuhan ekonomi Indonesia akan cepat bertumbuh jika persoalan Covid bisa tertangani dengan baik.
Covid-19 Terus Membaik, Kadin Optimistis Pertumbuhan Ekonomi Tembus 5 Persen di 2022
Covid-19 Terus Membaik, Kadin Optimistis Pertumbuhan Ekonomi Tembus 5 Persen di 2022

IDXChannel - Ketua Umum Kamar Dagang Indonesia (Kadin) mengatakan pertumbuhan ekonomi Indonesia akan cepat bertumbuh jika persoalan Covid bisa tertangani dengan baik.

Arsjad memproyeksikan pertumbuhan ekonomi tahun 2022 bisa tumbuh menyentuh angka 5%. Mengingat pada kuartal II tahun ini ekonomi bisa tumbuh 7% ketika landainya kasus covid 19.

"Intinya, kita harus optimis dulu. Bicara ekonomi, pada pertengahan tahun di kuartal II tumbuh 7,07% secara YoY (year on year),di kuartal 3 tumbuh 3,5 persen. Menurut proyeksi pemerintah, di kuartal IV bisa di kisaran angka 4,5-5 persen. Lalu tahun depan 5 persen," ujar Arsjad Rasjid dalam Konferensi persnya, Jumat 26/11/2021).

 Arsjad berharap pemerintah bisa menahan laju penyebaran covid 19 untuk mewujudkan optimisme tersebut supaya pertumbuhan ekonomi tahun depan bisa tumbuh 5%.

"Kita harapkan, Insya Allah tidak ada lagi varian-varian lain. Protokol kesehatan tetap dilaksanakan, dan vaksinasi terus berjalan secara jelas. Insya Allah kita bisa lebih dari 5 persen," sambungnya.

Optimisme itu tertanam lantaran kegiatan ekonomi jelang akhir tahun ini kian meningkat. Seperti nilai ekspor per Oktober 2021 yang kembali mengukir catatan tertinggi sepanjang sejarah, sebesar USD 22,03 miliar.

"Ekspor dalam sejarah jelang akhir tahun ini mungkin memecahkan rekor tertinggi yang pernah ada dalam sejarah Indonesia. Adanya dampak peperangan dagang antara Amerika Serikat vs China ini baik untuk Indonesia. Peluang ekspor kita bisa lebih berkembang," kata Arsjad.

"Tahun depan mungkin akan membaik, kita terus dorong agar lebih baik. Untuk investasi juga optimisme cukup tinggi. Saya juga melihat akan banyak aliran investasi ke Indonesia," pungksnya.

(NDA)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD