sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Kadin Sebut Program MBG Sudah Serap 50 Ribu Tenaga Kerja

Economics editor Rahmat Fiansyah
06/03/2026 14:55 WIB
Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia menilai, program Makan Bergizi Gratis (MBG) perlu didukung karena menciptakan dampak ekonomi yang positif.
Kadin Indonesia menilai, program Makan Bergizi Gratis (MBG) perlu didukung karena menciptakan dampak ekonomi yang positif. (Foto: iNews Media/Nasywa Salsabila)
Kadin Indonesia menilai, program Makan Bergizi Gratis (MBG) perlu didukung karena menciptakan dampak ekonomi yang positif. (Foto: iNews Media/Nasywa Salsabila)

IDXChannel - Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia menilai, program Makan Bergizi Gratis (MBG) perlu didukung karena menciptakan dampak ekonomi yang positif. Salah satunya telah membuka lapangan kerja secara signifikan.

Ketua Umum Kadin Indonesia, Andindya Bakrie menjelaskan, program MBG tidak hanya berdampak pada pemenuhan gizi masyarakat, tetapi juga berpotensi memberikan efek ekonomi melalui penciptaan lapangan kerja dan aktivitas usaha di sektor rantai pasok pangan.

Dia mengungkapkan, setiap Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur MBG dapat melibatkan puluhan tenaga kerja dalam operasionalnya.

“Setiap SPPG bisa sampai 50 orang. Artinya kalau kita sampai kepada 1.000 SPPG bersama-sama, sekitar 50 ribu telah dikejar dan disasar untuk bekerja secara langsung,” ujarnya dalam peresmian SPPG DKI Jakarta, Jumat (6/3/2026). 
 
Selain menyerap tenaga kerja, kata Anindya, dapur MBG juga menghasilkan produksi makanan dalam jumlah besar setiap harinya. “Selain itu terjadi sekitar 3 ribu daripada makanannya. Kalau dikalikan seribu, ya sekitar 3 juta setiap hari. Jadi ini suatu dampak yang jelas,” ujar Anindya.

Anindya menambahkan, perbankan juga memandang positif keberadaan MBG karena SPPG ini mendapatkan dukungan keuangan. Bisnis SPPG saat ini dinilai layak (bankable) untuk mendapatkan dukungan pendanaan perbankan.'

Halaman : 1 2
Advertisement
Advertisement