AALI
8825
ABBA
238
ABDA
6025
ABMM
4380
ACES
620
ACST
198
ACST-R
0
ADES
7050
ADHI
760
ADMF
8500
ADMG
168
ADRO
3880
AGAR
302
AGII
2360
AGRO
625
AGRO-R
0
AGRS
100
AHAP
106
AIMS
250
AIMS-W
0
AISA
148
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1580
AKRA
1305
AKSI
322
ALDO
700
ALKA
296
ALMI
400
ALTO
177
Market Watch
Last updated : 2022/09/26 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
534.85
-1.3%
-7.06
IHSG
7086.59
-1.28%
-91.99
LQ45
1012.79
-1.25%
-12.84
HSI
18025.82
0.52%
+92.55
N225
26619.53
-1.97%
-534.30
NYSE
13796.99
-2.26%
-319.60
Kurs
HKD/IDR 1,914
USD/IDR 15,031
Emas
792,736 / gram

Cuaca Ekstrem, Impor Batu Bara China dari Rusia Melonjak di Agustus 2022

ECONOMICS
Kunthi Fahmar Sandy
Jum'at, 23 September 2022 08:56 WIB
Negeri Tirai Bambu juga meningkatkan pembelian batu bara termal berkualitas lebih tinggi, seperti dari Rusia.
Cuaca Ekstrem, Impor Batu Bara China dari Rusia Melonjak di Agustus 2022 (FOTO:MNC Media)
Cuaca Ekstrem, Impor Batu Bara China dari Rusia Melonjak di Agustus 2022 (FOTO:MNC Media)

IDXChannel - Lantaran utilitas listrik di konsumen harus memenuhi permintaan yang melonjak akibat cuaca panas ekstrem, impor batu bara China dari Rusia akan mengalami peningkatan pada Agustus 2022.  

Kedatangan batu bara Rusia pada bulan lalu mencapai 8,54 juta ton, naik dari puncak sebelumnya 7,42 juta ton pada Juli dan 57% lebih tinggi dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Data ini menurut Administrasi Umum Kepabeanan, melansir laman Sindonews, Kamis (23/9/2022).

Angka bulanan tersebut merupakan yang tertinggi sejak statistik pembanding dimulai pada 2017. Impor dari Rusia telah melonjak dalam beberapa bulan terakhir karena Eropa menangguhkan pembelian dari negara itu setelah mengirim puluhan ribu tentara ke Ukraina, memaksa batu bara Rusia diperdagangkan dengan diskon besar-besaran.

Kata para pedagang, harga batu bara Rusia telah naik karena China dan India meningkatkan pembelian. Namun, harga bulan lalu masih lebih murah dibandingkan batu bara domestik dengan kualitas yang sama.

Batubara termal Rusia pada 5.500 kkal berdasarkan pengiriman ke China dinilai sekitar USD 155 per ton pada akhir Agustus, naik dari sekitar USD 150 per ton sebulan sebelumnya.

Saat kekeringan parah dan gelombang panas melanda China bagian Barat dan Selatan mulai akhir Juli, pembangkit listrik tenaga batu bara meningkatkan produksi untuk memenuhi lonjakan permintaan AC dan kesenjangan pasokan dari pembangkit listrik tenaga air. 

Negeri Tirai Bambu juga meningkatkan pembelian batu bara termal berkualitas lebih tinggi, seperti dari Rusia untuk meningkatkan efisiensi pembangkit listrik.

China membawa 15,82 juta ton bahan bakar kotor dari pemasok utamanya Indonesia pada Agustus, 35% lebih tinggi dari Juli, data menunjukkan.

Tapi Angka itu masih lebih rendah dari 17,3 juta ton impor pada Agustus tahun lalu. Peningkatan pembelian batu bara asal Indonesia terjadi karena harga yang menggiurkan mendorong perusahaan utilitas untuk memesan lebih banyak. 

Pada bulan Agustus, batu bara termal Indonesia 3.800 kkal lebih murah sekitar 170 yuan (USD24,26) per ton daripada batu bara China dengan kualitas yang sama, dan batu bara 4.700 kkal lebih rendah 140 yuan. 

Utilitas listrik diperkirakan akan meningkatkan impor pada Oktober untuk mengisi kembali stok menjelang dimulainya musim panas di sebagian besar China utara pada pertengahan November. 

Namun, karena depresiasi renminbi terus berlanjut, batu bara impor akan menjadi lebih mahal bagi pembeli China dan berpotensi mengurangi permintaan.

(Penulis Nur Pahdlilah magang idxchannel)

(SAN)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD