AALI
12225
ABBA
194
ABDA
6250
ABMM
2950
ACES
985
ACST
159
ACST-R
0
ADES
6200
ADHI
715
ADMF
8075
ADMG
181
ADRO
3160
AGAR
332
AGII
2050
AGRO
920
AGRO-R
0
AGRS
124
AHAP
63
AIMS
250
AIMS-W
0
AISA
152
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1160
AKRA
1015
AKSI
374
ALDO
945
ALKA
308
ALMI
280
ALTO
204
Market Watch
Last updated : 2022/05/27 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
539.29
0%
0.00
IHSG
6883.50
0%
0.00
LQ45
1009.51
0%
0.00
HSI
20697.36
2.89%
+581.16
N225
26781.68
1.44%
+378.84
NYSE
0.00
-100%
-15035.87
Kurs
HKD/IDR 1,866
USD/IDR 14,657
Emas
875,693 / gram

Dampak Dilebur ke BRIN, Eks Kepala Eijkman: Proses Vaksin Merah Putih Molor

ECONOMICS
Felldy Utama
Senin, 17 Januari 2022 22:35 WIB
Mantan Kepala Lembaga Biologi Molekuler Eijkman, Amin Soebandrio mengungkap sejumlah dampak peleburan ke BRIN.
Dampak Dilebur ke BRIN, Eks Kepala Eijkman: Proses Vaksin Merah Putih Molor(Dok.MNC Media)
Dampak Dilebur ke BRIN, Eks Kepala Eijkman: Proses Vaksin Merah Putih Molor(Dok.MNC Media)

IDXChannel - Mantan Kepala Lembaga Biologi Molekuler Eijkman, Amin Soebandrio mengungkap sejumlah dampak yang terjadi akibat keluarnya peraturan presiden (Perpres) nomor 78 tahun 2021 tentang Badan riset dan inovasi nasional (BRIN). Dimana, dalam aturan ini, riset dari berbagai lembaga dan kementerian diintegrasikan menjadi satu di bawah koordinasi BRIN.

Salah satu yang terdampak adalah pengembangan vaksin Covid-19. Dimana, kata dia, pada akhir tahun 2020, Eijkman bersama Biofarma di bawah bimbingan BPOM sudah berupaya membuat timeline terkait kapan vaksin merah putih akan tersedia.

"Berdasarkan time line dibuat, kita harapkan pada pertengahan tahun 2022 itu sudah bisa mendapatkan izin EUA setidaknya sudah menyelesaikan sebagian dari uji klinik fase 3," kata Amin dalam rapat bersama Komisi VII DPR, Senin (17/1/2022).

Kendati demikian, Amin menyebut rencana yang telah ditargetkan ini ternyata harus terpontang-panting akibat munculnya kabar peleburan lembaga riset di bawah koordinasi BRIN. Dia secara tegas menyebut, kondisi ini justru yang akan membuat produksi vaksin merah putih menjadi molor.

"Saat ini kami laporkan kepada pimpinan dan anggota Komisi VII DPR bahwa terjadi kelambatan yang signifikan sehingga penyelesaian vaksin Merah Putih oleh Eijkman terhambat sehingga kemungkinan baru akhir tahun ini atau awal tahun 2023 bisa mendapatkan EUA," ujarnya.

"karena saat ini masih menunggu proses pembicaraan komitmen anggaran dan sebagainya," tutur dia melanjutkan.

(IND) 

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD