AALI
12250
ABBA
190
ABDA
0
ABMM
3000
ACES
975
ACST
157
ACST-R
0
ADES
5950
ADHI
685
ADMF
8100
ADMG
179
ADRO
3200
AGAR
330
AGII
2000
AGRO
930
AGRO-R
0
AGRS
125
AHAP
62
AIMS
244
AIMS-W
0
AISA
156
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
930
AKRA
1005
AKSI
280
ALDO
905
ALKA
294
ALMI
290
ALTO
208
Market Watch
Last updated : 2022/05/24 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
543.27
1.51%
+8.07
IHSG
6914.14
1.07%
+73.37
LQ45
1015.93
1.33%
+13.36
HSI
20112.10
-1.75%
-357.96
N225
26748.14
-0.94%
-253.38
NYSE
0.00
-100%
-15035.87
Kurs
HKD/IDR 1,866
USD/IDR 14,657
Emas
875,358 / gram

Mampu Deteksi Covid-19 Kurang dari Satu Jam, Akurasi Alat Tes BRIN Setara PCR

ECONOMICS
Felldy Utama
Senin, 17 Januari 2022 16:11 WIB
RT LAMP adalah metode alternatif pengujian virus Covid-19 yang banyak menggunakan alat Polymerase Chain Reaction (PCR) sebagai metode standard.
RT LAMP adalah metode alternatif pengujian virus Covid-19. (Foto: MNC Media)
RT LAMP adalah metode alternatif pengujian virus Covid-19. (Foto: MNC Media)

IDXChannel - Alat tes Covid-19 buatan peneliti Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) bernama RT-LAMP akhirnya rilis, setelah dua tahun penelitian. RT-LAMP sendiri kepanjangan dari reverse transcription loop mediated isothermal amplification.

RT-LAMP adalah inovasi dari Pusat Riset Kimia - Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN). Alat ini adalah metode alternatif pengujian virus Covid-19 yang banyak menggunakan alat Polymerase Chain Reaction (PCR) sebagai metode standard.

"RT-LAMP merupakan detektor Covid-19 tanpa alat PCR," terang Peneliti Kimia BRIN Tjandrawati Mozef dalam webinar, Senin (17/1/2022).

Selain tidak menggunakan alat yang banyak, RT-LAMP juga menjanjikan hasil tes yang sangat cepat. Ya, berdasarkan hasil studi panjang, RT-LAMP bisa membaca Covid-19 pada sampel yang diambil dari hidung dengan cara di-swab kurang dari 1 jam.

"Ini sangat menguntungkan buat fasilitas kesehatan yang tidak memiliki alat PCR dan juga membutuhkan hasil tes yang akurasinya setara dengan RT-PCR," tambah Tjandrawati.

Meski setara dengan RT-PCR, alat tes buatan BRIN ini dihadirkan bukan untuk menggantikan RT-PCR. Sebab, sampai saat ini 'gold standar' pemeriksaan Covid-19 masih RT-PCR.

Hadirnya inovasi ini, kata Tjandrawati, sebagai pelengkap alat skrining Covid-19 yang dimiliki Indonesia. "Kami coba hadirkan alat tes Covid-19 lain yang lebih cepat, akurasinya sangat tinggi, dan dapat diakses tanpa alat PCR," katanya.

Selain itu, lanjutnya, harga kit RT-LAMP juga lebih murah. Dengan begitu, pihaknya berharap alat tes ini bisa memaksimalkan upaya pemerintah dalam mengendalikan pandemi.

"Dengan dipakainya RT-LAMP, diharapkan tidak ada lagi limitasi, sehingga daerah-daerah yang tidak memiliki alat PCR, lalu tidak bisa tes Covid-19, bisa melakukan testing dengan alat ini," tambah Tjandrawati.

RT-LAMP sendiri sudah memiliki Nomor Izin Edar Alat Kesehatan dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia yakni Kemenkes RI AKD 2030322XXXX. Nama merek alat tes Covid-19 BRIN ini adalah Qi-LAMP-O, dengan izin edar berlaku hingga Januari 2027. (TIA)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD