Tak hanya itu, masuknya DIM dapat menyelaraskan kerangka tata kelolanya dengan standar global guna memastikan tingkat transparansi dan akuntabilitas tertinggi.
"Bergabung dengan IFSWF mencerminkan komitmen Danantara Indonesia terhadap tata kelola, transparansi, dan akuntabilitas berstandar dunia. Sebagai pengelola aset nasional Indonesia, kami bertekad membangun institusi yang memenuhi standar internasional tertinggi sehingga kami dapat menjalankan mandat investasi bagi rakyat Indonesia," kata Pandu.
Masuknya DIM sebagai anggota, digadang-gadang menandai keseriusan institusi untuk menerapkan praktik terbaik internasional dalam tata kelola, transparansi, dan investasi yang bertanggung jawab bagi sovereign wealth fund (SWF).
Sebagai Associate Member, DIM bergabung dengan jaringan global SWF yang berkomitmen menjunjung Santiago Principles, yaitu 24 Prinsip dan Praktik yang Berlaku Umum yang diakui secara internasional sebagai standar tata kelola, investasi, dan manajemen risiko bagi SWF.
Danantara menitikberatkan status keanggotaan ini menjadi landasan untuk memperdalam keterlibatan dengan komunitas global investor sovereign, termasuk melalui upaya penyelarasan dengan proses self-assessment Santiago Principles sebagai bagian dari langkah memperkuat tata kelola kelembagaan.
(Dhera Arizona)