AALI
8900
ABBA
232
ABDA
6025
ABMM
4650
ACES
625
ACST
210
ACST-R
0
ADES
7200
ADHI
800
ADMF
8525
ADMG
168
ADRO
4050
AGAR
302
AGII
2520
AGRO
640
AGRO-R
0
AGRS
102
AHAP
109
AIMS
250
AIMS-W
0
AISA
146
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1605
AKRA
1400
AKSI
324
ALDO
705
ALKA
294
ALMI
380
ALTO
177
Market Watch
Last updated : 2022/09/23 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
541.91
-0.84%
-4.57
IHSG
7178.58
-0.56%
-40.32
LQ45
1025.63
-0.68%
-7.01
HSI
17933.27
-1.18%
-214.68
N225
0.00
-100%
-27313.13
NYSE
0.00
-100%
-14236.60
Kurs
HKD/IDR 1,912
USD/IDR 15,030
Emas
805,406 / gram

Dear Warga DKI, Siap-siap di 2050 Wilayah Jakarta Bakal Tenggelam

ECONOMICS
Muhammad Refi Sandi/MPI
Senin, 08 Agustus 2022 20:05 WIB
Penggunaan air tanah) ini masih sangat besar sekali di Provinsi DKI Jakarta dan memang ini membuat kemudian banyak efek ekologi menjadi salah satu hal mengancam
Dear Warga DKI, Siap-siap di 2050 Wilayah Jakarta Bakal Tenggelam (FOTO:MNC Media)
Dear Warga DKI, Siap-siap di 2050 Wilayah Jakarta Bakal Tenggelam (FOTO:MNC Media)

IDXChannel -  Direktur Utama (Dirut) PAM Jaya Arief Nasrudin menyebut penggunaan air tanah masih cukup besar di Jakarta. Bahkan ia memprediksi 90 persen wilayah Jakarta akan tenggelam pada 2050.

"Salah satu hal yang saat ini menjadi tantangan kita bersama, bahwasanya di Provinsi DKI Jakarta isu tentang air minum yang memang masih tingginya pengambilan penggunaan dari air tanah," kata Arief dalam webinar rencana kerja sama pengembangan SPAM di DKI Jakarta, Senin (8/8/2022).

"(Penggunaan air tanah) ini masih sangat besar sekali di Provinsi DKI Jakarta dan memang ini membuat kemudian banyak efek ekologi menjadi salah satu hal mengancam kehidupan di Jakarta," imbuhnya.

Arief menyoroti 90 persen wilayah Jakarta yang akan tenggelam khususnya di bagian Utara pada 2050 mendatang. Sebab permasalahan air tanah tidak segera terselesaikan.

Ada beberapa isu yang juga menjadi salah satu juga menjadi bagian dari tantangan PAM Jaya, di mana penurunan atas muka dari tanah itu sendiri dilansir oleh BBC di mana Jakarta yang kemudian saat ini akan bisa tenggelam dalam waktu yang tidak lama lagi ketika memang ini terus berlangsung. 

"Dan prediksinya di tahun 2050 diprediksikan 90 persen dari wilayah Jakarta terutama di bagian utara itu akan bisa juga kemudian tenggelam karena budaya atau kemudian penggunaan air yang kemudian tidak segera diselesaikan dan terus mengambil air dari tanah yang memang semakin seeking pastinya," papar Arief.

Lebih lanjut, Arief menyoroti penyediaan air minum yang belum dapat dipenuhi bagi masyarakat Jakarta. Ia pun berharap PAM Jaya agar dapat segera 100 persen memberikan pasokan air bersih dengan penambahan air baku itu melalui Sistem Pengelolaan Air Minum (SPAM) atau pipanisasi.

"Ada beberapa strategi yang akan dilakukan Pam Jaya yang salah satunya pointing kita ada kemudian bagaimana menambah air baku yang kemudian bisa mencukupi kebutuhan masyarakat Jakarta. Kita mengenal dengan istilah SPAM. Dari hal ini SPAM bertujuan untuk mempercepat kebutuhan dasar masyarakat di Provinsi DKI Jakarta adalah targetnya pelayanan 100 persen di tahun 2030," tuturnya.

(SAN)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD