AALI
7950
ABBA
600
ABDA
0
ABMM
1240
ACES
1320
ACST
248
ACST-R
0
ADES
2410
ADHI
685
ADMF
7700
ADMG
216
ADRO
1335
AGAR
398
AGII
1790
AGRO
2500
AGRO-R
0
AGRS
264
AHAP
59
AIMS
420
AIMS-W
0
AISA
206
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
650
AKRA
3600
AKSI
422
ALDO
635
ALKA
226
ALMI
270
ALTO
328
Market Watch
Last updated : 2021/07/30 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
438.19
-1.28%
-5.68
IHSG
6070.04
-0.83%
-50.69
LQ45
823.04
-1.17%
-9.71
HSI
25961.03
-1.35%
-354.29
N225
27283.59
-1.8%
-498.83
NYSE
16697.14
0.75%
+123.58
Kurs
HKD/IDR 1,858
USD/IDR 14,460
Emas
850,320 / gram

Dear Warga Jakarta! Jangan Berwisata ke Bogor Saat Lebaran atau Diputarbalik

ECONOMICS
Haryudi/Koran Sindo
Selasa, 11 Mei 2021 16:06 WIB
Bupati Bogor, Ade Yasin, mengimbau kepada masyarakat khususnya dari luar Bogor menahan diri untuk tidak berwisata ke Kabupaten Bogor.
Dear Warga Jakarta! Jangan Berwisata ke Bogor Saat Lebaran atau Diputarbalik. (Foto: MNC Media)

IDXChannel - Bupati Bogor, Ade Yasin, mengimbau kepada masyarakat khususnya dari luar Bogor menahan diri untuk tidak berwisata ke Kabupaten Bogor. Jika masih nekat, maka petugas akan memutar balik kendaraan yang masuk ke wilayahnya.

"Karena percuma masuk Bogor pada tanggal larangan mudik, pasti kami putarbalikan," kata Ade Yasin, Selasa (10/5/2021).

Meski demikian, kata Ade Yasin, seluruh tempat wisata di Bogor tetap buka di masa larangan mudik tanggal 6 sampai 17 Mei 2021.

"Tapi dengan protokol kesehatan yang ketat, mereka yang datang dari luar kota pasti kena penyekatan, karena penyekatan itu dilakukan di 8 titik batas wilayah termasuk Jakarta," katanya.

Jadi secara otomatis mereka tidak akan bisa masuk, karena dijaga selama 24 jam dan 3 shift oleh petugas supaya tidak bocor masuk ke Bogor.

“Tetapi wisata boleh dilakukan pada zona non-merah itupun hanya bagi warga lokal saja, dengan protokol kesehatan yang ketat dan diawasi oleh Satgas Covid-19. Untuk masuk tempat wisata harus ada surat bebas Covid hasil Rapid Antigen yang berlaku satu hari dan swab test yang berlaku tiga hari,” terang Ade.

Kemudian, lanjut Ade, setelah masa larangan mudik pun, kami tetap lakukan pengetatan, yang mau menginap di hotel itu dipersiapkan surat-suratnya. Bagi yang sudah ada surat vaksin, tidak perlu pakai surat rapid Antigen atau tes swab.

"Selama libur lebaran ini, Tim gabungan tni/polri, Satpol PP, Dishub, Dinkes termasuk Dinas Pariwisata, dan lain-lain akan terus memantau kondisi di lapangan," pungkasnya. (TYO)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD