Pertamina menargetkan merger tersebut dapat rampung pada 1 Januari 2026. Namun, hingga saat ini, rencana tersebut belum terlaksana.
Adapun rencana merger tersebut sudah sampai pada tahap finalisasi dan akan dilaporkan ke Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara untuk mendapatkan persetujuan.
Pada pertemuan dengan Purbaya, Simon membenarkan pembahasan termasuk terkait insentif bagi Pertamina saat melakukan aksi korporasi tersebut. Namun, Simon tidak menjelaskan lebih detail terkait insentif yang dimaksud.
"Termasuk (insentif)," kata dia saat dikonfirmasi wartawan, Jumat (9/1/2026).
(NIA DEVIYANA)