AALI
9425
ABBA
276
ABDA
0
ABMM
2440
ACES
740
ACST
190
ACST-R
0
ADES
6150
ADHI
790
ADMF
8175
ADMG
174
ADRO
3190
AGAR
314
AGII
2300
AGRO
830
AGRO-R
0
AGRS
113
AHAP
95
AIMS
280
AIMS-W
0
AISA
151
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1575
AKRA
1190
AKSI
274
ALDO
755
ALKA
288
ALMI
298
ALTO
193
Market Watch
Last updated : 2022/08/12 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
538.68
-0.69%
-3.72
IHSG
7129.28
-0.43%
-31.11
LQ45
1012.04
-0.62%
-6.29
HSI
20175.62
0.46%
+93.19
N225
28546.98
2.62%
+727.65
NYSE
15602.93
0.32%
+50.23
Kurs
HKD/IDR 205
USD/IDR 14,795
Emas
850,422 / gram

Dirut: PLN Alami Over Supply Luar Biasa Saat Ini!

ECONOMICS
Suparjo Ramalan
Rabu, 23 Februari 2022 16:02 WIB
PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) atau PLN tengah mengalami kelebihan pasok atau over supply.
PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) atau PLN tengah mengalami kelebihan pasok atau over supply.  (Foto: MNC Media)
PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) atau PLN tengah mengalami kelebihan pasok atau over supply. (Foto: MNC Media)

IDXChannel - PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) atau PLN tengah mengalami kelebihan pasok atau over supply. Hal itu terjadi lantaran sejumlah pembangkit listrik baru mulai dioperasikan. 

Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo menjelaskan over supply juga terjadi akibat ketidakseimbangan antara suplai dan demand. Satu sisi, supply listrik PLN tercatat tinggi, sementara konsumsi masyarakat tercatat rendah. 

Dia mencontohkan, pada akhir 2021 ada penambahan 6 Gigawatt (GW) di Pulau Jawa. Hanya saja, konsumsi masyarakat hanya mencapai 800 Megawatt (MW).

"PLN saat ini mengalami over supply yang sangat luar biasa. Di Jawa saja, di akhir tahun ini (2021) ada penambahan sekitar 6 Gigawatt, tambahan demand sekitar 800 Megawatt, sekitar 5 Gigawatt," ujar Darmawan, Rabu (23/2/2022). 

Kelebihan pasokan listrik terus terjadi kedepannya, hal itu berdasarkan temuan hasil survei PLN bahwa ada potensi 23 Gigawatt di kawasan Mamberamo. Selain itu, rencana pembangunan pembangkit listrik berbasis Energi Baru Terbarukan (EBT) pun menjadi faktor lainnya. 

"Kemarin saya dan Ibu nicke (Dirut Pertamina) ada diskusi sedikit, kita sedang melakukan survey di Mamberamo, disana ada potensi sekitar 23 Gigawatt, Pak Wamen, tentu saja ada tantangan yang luar biasa dimana source of energi dengan demand of energy ini tidak nyambung," kata dia. 

Meski begitu, Darmawan optimis kelebihan pasok itu akan diselesaikan melalui satu energi storage sistem. Sehingga, bukan saja menyelesaikan para oversupply, tapi juga memberikan nilai keekonomian bagi negara. 

"Bagaimana ini menyambungkan? Tentu saja kita membangun suatu energi storage sistem yang mampu mentransformasi energi ini dalam jangka waktu yang cukup jauh, tapi juga masih ekonomis," ungkap dia.  (TIA)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD